Menu

Mode Gelap

Pariwisata · 12 Des 2021 16:58 WITA ·

Gandeng LHSS, BPPD NTB Mulai Kenalkan Heritage Tourism ke Wisatawan


					Gandeng LHSS, BPPD NTB Mulai Kenalkan Heritage Tourism ke Wisatawan Perbesar

FOTO. Jajaran BPPD NTB melaunching event Heritage Walk selama seminggu kedepan di Museum Negeri Provinsi NTB. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS -Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB bekerjasama dengan Lombok Heritage and Science Society (LHSS) menggelar kegiatan promosi pariwisata melalui event Heritage Walk selama seminggu kedepan. Kegiatan yang berlangsung di Museum Provinsi NTB dibuka Kepala Dinas Pariwisata setempat Yusron Hadi, Minggu (12/12).

Ketua BPPD NTB Ari Garmono mengatakan, pilihan untuk mempromosikan wisata bersejarah mulai, Kota Tua Ampenan, Mataram hingga Cakranegara di Kota Mataram, adalah upaya pihaknya untuk memberikan pilihan destinasi tambahan kepada wisatawan untuk dapat menikmati bentuk wisata bersejarah (heritage tourism) selama mereka berada di NTB.

Hal ini menyusul, di berbagai negara, justru wisata sejarah menjadi salah satu tren pariwisata yang cukup berkembang saat ini.

“Kegiatan ini diharapkan kedepannya dapat menjadi nilai tambah dan diversifikasi produk/objek wisata untuk wisatawan sebagai destinasi penyangga KEK Mandalika yang dapat memberikan pengalaman yang tidak ada habisnya seperti filosofi dari branding pariwisata NTB (Lombok-Sumbawa Infinite Experiences)” ujar Ari dalam sambutannya.

Menurut dia, Heritage tourism merupakan potensi yang perlu digali untuk diversifikasi produk pariwisata NTB. Hal ini untuk mendukung program pengembangan pariwisata yang sudah nerhalan. Di antaranya, 99 Desa Wisata, sport tourism di KEK Mandalika, destinasi marine tourism dan bentuk wisata lainnya.

Ari mendaku, Heritage Walk yang memperkenalkan wisata bersejarah selaras dengan prinsip pariwisata berkelanjutan yang mendorong destinasi untuk mengembangkan pariwisata alternatif untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

“Tentunya, pengembangannya harus tetap memberikan manfaat ekonomi pariwisata
kepada masyarakat lokal, serta pengetahuan. Baik, bagi masyarakat dan turis,” kata dia.

Ari menjelaskan, tiga spot / destinasi bersejarah yang diperkenalkan / dipromosikan dalam kegiatan heritage walk ini. Yakni, Kota Tua Ampenan sebagai salah satu kota tertua yang ada di NTB dengan lokasi spot selfi yang exotic di bangunan bangunan tua dengan nilai sejarah tinggi.

Kota tua Ampenan, sudah ramai dikunjungi sejak abad ke 17 ini merupakan kota yang sangat menarik karena turis dapat merasakan berada di pelabuhan dan bangunan – bangunan yang telah berdiri ratusan tahun lamanya.

Sedangkan, Wilayah Mataram dan Cakranegara merupakan destinasi selanjutnya sebagai bagian dari rute heritage tour yang menjadi lokasi pusat pemerintahan sejak zaman kerajaan Mataram. Serta tempat peristirahatan dan puri para raja dan keluarganya.

“Saat ini, lokasi tersebut juga digunakan sebagai lokasi pemerintahan untuk kantor
Gubernur dan Walikota. Intinya, selain upaya promosi pariwisata, kegiatan heritage walk ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan dan meningkatkan pengetahuan generasi – generasi muda terhadap sejarah nenek moyang agar tidak dilupakan” jelas Ketua Panitia Heritage Walk dari LHSS Agung Dwipayana.

Pada kegiatan kali ini. Tampak puluhan pelajar dan mahasiswa sebagai generasi muda, ikut bersama-sama kelompok sadar wisata dan juga praktisi pariwisata dari travel agent berbaur mengikuti rangkaian acaranya.

“Pastinya, kamu ingin menjadikan ketiga destinasi tersebut sebagai tujuan wisata turis domestik maupun internasional,” tandas Ari Garmono. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sport Tourism Jalan, Mandalika Terus Menjadi Tuan Rumah Event Otomotif Bergengsi Dunia

13 Mei 2022 - 17:46 WITA

Kadis Yusron Klaim Wisatawan Meningkat ke NTB Selama Libur Lebaran Idul Fitri

10 Mei 2022 - 17:00 WITA

Pilih Tak Jauh Libur Lebaran, Warga Mataram Nikmati Kawasan Pantai Ampenan

7 Mei 2022 - 16:52 WITA

Sirkuit Mandalika jadi Favorit Wisatawan di Libur Lebaran

6 Mei 2022 - 17:35 WITA

Pariwisata NTB Butuh Inovasi PascaMotoGP, Aktifis Pemuda Sayangkan Curhat Kadispar Curhat Soal Dana

9 April 2022 - 14:23 WITA

Ketimbang GOR Mini, Pemkot Lebih Baik Optimalkan Waterpark Mataram

5 April 2022 - 20:15 WITA

Trending di Pariwisata