Berbagi Berita Merangkai Cerita

Forkpinda NTB Turun Cek Kesiapan Posko Pengamanan Mudik 2019

0 17

MATARAM, DS – Sejumlah lokasi yang menjadi pusat keramaian pelaksanaan mudik dan kegiatan masyarakat di wilayah Kota Mataram dan Lombok Barat dikunjungi Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, Kapolda Irjen Pol Nana Sudjana dan Kabinda NTB H Tarwo Soenarno pada Senin (3/6).

Para pejabat tinggi yang tergabung dalam Forkopinda NTB itu datang untuk melakukan pengecekan terhadap beberapa pos pengamanan dan pelayanan terpadu. Diantaranya, di Perempatan Karang Jangkong, Perempatan Gerung dan Pelabuhan Lembar.

Mereka yang juga didampingi para pimpinan instansi lainnya tak lupa memberikan bingkisan kepada seluruh personel pengamanan di setiap pos pengamanan yang diisi anggota TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Basarnas, Dinas Kesehatan, Senkom dan instansi terkait lainnya.

Danrem Ahmad Rizal mengatakan, pihaknya bersama Polri dan dinas terkait fokus untuk pengamanan mudik lebaran termasuk arus balik. Menurut dia, seluruh stake holder terkait akan terus bersinergi untuk memberikan rasa aman dan nyaman baik kepada para pemudik maupun masyarakat.

“Hal ini penting agar pelaksanaan ibadah puasa dan lebaran Idul Fitri dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya menjawab wartawan, kemarin.

Danrem mengakui, personel pengamanan yang terlibat dalam pengamanan mudik dan lebaran kali ini mencapai sebanyak 1100 orang personel. Jumlah ini belum termasuk tambahan dari aparat kepolisian dan dinas lainnya. “Kita berupaya bersama-sama untuk menjaga keamanan dan kenyamaan selama pelaksanaan lebaran agar NTB tetap kondusif,” kata Rizal.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol Nana Sudjana menyatakan, perkembangan situasi di wilayah NTB masih aman dan kondusif hingga saat ini. Menurut dia, pelaksanaan Operasi Ketupat Gatarin tahun 2019 akan dilaksanakan selama 13 hari, yakni mulai tanggal 29 Mei hingga tanggal 10 Juni 2019.

“Pastinya, sasaran dari operasi itu tidak lain terciptanya kelancaran dan keamanan bagi pengguna motor dan menurunkan tingkat kriminalitas pada bulan puasa dan lebaran,” kata Kapolda.

Nana mengimbau pada warga masyarakat yang akan melaksanakan mudik agar rumah yang ditinggalkan betul-betul dalam keadaan aman. Selain itu, seyogyanya sebelum ditinggalkan agar pemudik melaporkan ke aparat terkait, mulai tingkat RT, Kadus atau Kaling.

“Sehingga terdata dengan baik agar bisa dilakukan pemantauan dan pengamanan terhadap rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya,” tandas Kapolda Irjen Pol Nana Sudjana. RUL.

Leave A Reply