Berbagi Berita Merangkai Cerita

Fokus Pilkada Kota Mataram, Gubernur Ngaku Berat Melepas Pejabat Sekelas Selly

372

MATARAM, DS – Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengaku, masih mengkaji surat pengunduran diri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) NTB, Hj. Putu Selly Andayani yang bakal maju dalam Pilkada Mataram 2020.

Menurut Zul, dirinya telah meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB untuk memproses surat pengunduran diri Selly sebagai pejabat ASN lingkup Pemprov.

“Pastinya, seorang pejabat ASN mundur ada mekanismenya. Saya sudah meminta BKD NTB untuk memproses surat pengunduran Bu Selly sesuai mekanisme peraturan kepegawaian yang ada,” kata Gubernur menjawab wartawan usai penyerahan SK DPP PKS ke pasangan Selly-Manan, Sabtu malam (27/6).

Zul menegaskan, melepaskan sosok Hj. Putu Selly Andayani sebagai pejabat lingkup Pemprov sangat berat baginya. Sebab, kemampuan Selly diberbagai OPD yang dipimpinya telah banyak membuahkan hasil bagi pemerintahan.

Kata Gubernur, sejak lama mantan Kadis Perdagangan NTB menghendaki duduk di Staf Ahli, lantaran ingin fokus di Pilkada Mataram serta menunggu masa pensiunnya.

Namun lantaran kebutuhan organisasi yang membutuhkan kepemimpinana managerial Kepala OPD yang cepat merespon kondisi lapangan, maka dirinya kembali menempatkan Putu Selly Andayani sebagai Kepala Dinas DP3AP2KB.

“Enggak gampang melepas Bu Selly. Karena tingginya kasus kekerasan anak-anak dan perempuan akhir-akhir ini di NTB. Apalagi, dalam situasi pandemi Covid-19,” tegas Gubernur menjelaskan.

Sementara itu, data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencatat berdasarkan data SIMFONI PPA, pada 1 Januari hingga 19 Juni 2020 telah terjadi sebanyak 3.087 kasus kekerasan terhadap anak, diantaranya sebanyak 852 merupakan kekerasan fisik, sebanyak 768 psikis, dan 1.848 kasus kekerasan seksual.

Di Provinsi NTB sendiri, angka kekerasan pada anak dilaporkan meningkat. Hingga triwulan ke dua tahun 2020, peningkatan tersebut tercatat sebesar 12 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Semenjak Bu Selly kita geser menangani masalah anak-anak dan perempuan di NTB ada upaya cepat dan langkah komprehensif mengatasi masalah ini. Jadi, semoga saja pengorbanan Bu Selly berujung pada keberhasilannya menjemput takdir kemenangan,” tandas Gubernur Zulkieflimansyah. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.