Eva Yolanda jadi OTG Terima Isolasi dan Dilarang Terima Undangan

2 min read

SELONG,DS- Kepulangan Eva Yolanda yang disambut kerumunan masa, mendapat hujatan keras dari berbagai elemen masyarakat. Bagaimana tidak, kepulangan kontestan liga dangdut di salah satu TV swasta Nasional ini menyebabkan kerumunan masa yang berjubal. Padahal, Pemerintah tengah memberlakukan sosial distancing dan larangan berkumpul untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Senin (06/04/2020), Sekda Lombok Timur, M. Juaini Taofik menegaskan agar Eva Yolanda melakukan isolasi diri selama 14 hari. Dikarenakan Eva Yolanda berstatus sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) serta sebagai bentuk tanggung jawab dan permohonan maaf kepada masyarakat.

“Permohonan bapak bertiga, kami akan terima. Dengan catatan, mewajibkan Eva isolasi mandiri. Dan mudah-mudahan menjadi contoh bagi yang lainnya,” ucap Taofik.

Dengan demikian, maka, Eva yang pulang pada tanggal 5 April, baru diperbolehkan keluar rumah mulai tanggal 19 April.

Namun, bukan hanya itu. Eva Yolanda juga dilarang untuk menerima undangan dari pihak manapun. Selama masa tanggap darurat pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Setelah melakukan isolasi diri selama 14 hari, undangan dari manapun, selama Negara kita masih darurat Covid-19, tidak untuk dilayani,” pintanya.

Sementara itu, kepada pihak Pemerintah Desa Lando dibebankan kewajiban untuk membagikan masker kepada seluruh warga Desa Lando. Pembebanan ini sebagai upaya mendukung Kebijakan Pemda Lotim, yang mewajibkan penggunaan masker bagi masyarakat dalam beraktifitas. Sesuai dengan Surat Edaran yang telah dikeluarkan Bupati Lotim pada hari ini.

“Saya mengharapkan pak Kades, entah menggunakan Dana Desanya, untuk membelikan seluruh warganya, masker,” tandasnya.

Menanggapi persyaratan dari Sekda tersebut, perwakilan tim relawan Eva Yolanda, Saparuddin, menyampaikan kesiapan keluarga untuk memberlakukan isolasi diri terhadap Eva Yolanda. Demikian juga dengan larangan untuk menerima undangan dari pihak manapun siap ditaati.

“Keluarganya siap. Bahkan akan membuat satpam didepan rumahnya untuk mengontrol itu. Kami wajib untuk melakukan itu,” yakinnya.

Sedangkan, Kepala Desa Lando, Zainal Hamdi, meyakinkan akan memenuhi permintaan Sekda untuk membagikan masker kepada seluruh warganya.

“Terkait arahan pak Sekda, kami siap melaksanakan itu,” ujarnya.dd

Tinggalkan Balasan