Berbagi Berita Merangkai Cerita

Enam Puisi H.Dinulah Rayes

38

 KETIKA MALAM 1

dalam malam bulan oktober
sesudah bilangan ke tujuh
aku menatap atap langitMu
muka bulan dijilati api
asap mengepul ke tepi langit sepi.

 KETIKA MALAM 2

bara merah masih menjulur lidah asap
antara puing-puing runtuh
ribuan massa aksi dalam diam telan tanda tanya
siapa keruhkan cairan bening telaga sukma?
siapa menyeru siapa?
malam diam dalam diam gemintang nyalakan dian.

  KETIKA MALAM 3

senja tiada lagi kemilau
magrib pun berselimut malam
umat taat gegas berangkat ke rumah suci
panggilanMu menggentar jaring batin
bulan sepotong di atas
mengikuti kami hingga kubah rumahMu.

  KETIKA MALAM 4

malam-malam tak diam
dia melangkah,matanya kemilau
yang melangkah
yang melata
yang terbang
yang berenang
diantaranya ke dipan depan
ke dunia sunyi mimpi

 KETIKA MALAM 5

di malam dalam bulan
ramadan
usai tahajjud aku bermimpi
nabi penghabisan,rasul itu
kujabat tangannya yang lembut
beliau mengusapi ubun-ubunku hingga berdenyut
dinihari tiba aku mencari
yang kurindui sang Kekasih.

  KETIKA MALAM 6.

malam pun menitip
bulan purnama
di kalbumu
atas sabdah Dia maha segala
aku.kau dan kita pun
melangkah di jalan lurus terang
menuju dunia benderang
terpeta dalam firmanMu.

Sumbawa-NTB
12.10.20.dr

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.