Rabu , 16 Oktober 2019
Home / Ekonomi / Tujuh Rumah Warga Miskin Dibangun TNI di Selebung
Para prajurit TNI bersama masyarakat tengah menyelesaikan 7 unit pembangunan rumah RTLH di dusun Selebung, desa Selebung Ketangga, kecamatan Keruak melalui program TMMD reguler ke-105 Lotim

Tujuh Rumah Warga Miskin Dibangun TNI di Selebung

LOTIM, DS – TNI AD membangun tujuh unit rumah warga di Dusun Selebung, Desa Selebung Ketangga, kecamatan Keruak, dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-105 tahun 2019 Kodim 1615/Lotim.

Danramil 1615-04/Keruak Lettu Inf Agil mengatakan, pembangunan rumah warga yang masuk katagori rumah tidak layak huni (RTLH) tersebut dilakukan untuk membantu meringankan kondisi warga yang kurang mampu alias miskin di wilayah setempat.

Menurut Agil, proses seleksinya pada warga penerima bantuan RTLH sendiri telah dilakukan sebelum pelaksanaan TMMD.

“Program rehab rumah ini kita mulai sejak Senin (22/7) lalu. Dan, hingga kini, masih berjalan bagi masyarakat yang terkatagori kurang mampu sudah melalui proses seleksi dari Dinas Perkim, perangkat desa dan dusun serta staf teritorial Kodim Lotim pada saat pengecekan awal,” ujar Danramil menjawab wartawan, Kamis (25/7).

Agil mengaku, warga dusun Selebung yang memperoleh bantuan rehab RTLH kali ini, umumnya semuanya adalah Lansia. Sementara, progres pembangunannya sudah mencapai sekitar 50 persen hingga hari keempat.

Untuk itu, dalam rangka mengejar target waktu yang semakin menipis Satuan Tugas (Satgas) TMMD bekerja tidak kenal waktu hingga larut malam dan tidak kenal cuaca, karena meskipun dalam kondisi dingin, prajurit Satgas tetap menunjukkan semangatnya dalam membangun rumah warga.

Lettu Inf Agil sendiri memerintahkan seluruh personel prajurit tersebut untuk melakukan upaya percepatan pekerjaan agar dalam tenggang waktu yang ditentukan rumah warga dapat selesai dibangun.

Terpisah, Dandim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Agus Donny Prihanto, S.Sos., menyampaikan rehab rumah program TMMD dilihat dari tingkat kerusakan dan hingga saat ini sudah mencapai 30 persen dari seluruh RTLH sebanyak 100 unit. Dimana, ukuran RTLH ada tiga tipe dan tergantung dari dasar rumah yang sebenarnya. Yakni, ukuran 6 x 5 meter, 7 x 5 meter dan 8 x 5 meter tergantung luas rumahnya.

“Alhamdulillah sudah mencapai 30 persen dari seluruh RTLH yang menjadi program TMMD. Tapi, seluruh pengerjaan program baik fisik dan non fisik kita akan pacu penyelesaiannya sebelum hari H penutupannya,” ujarnya.

Donny menjelaskan, selain program RTLH, pada kegiatan TMMD kali ini, pihaknya juga memberikan penyuluhan pertanian dan tanggap darurat bencana yang fokus kegiatannya dilakukan di Aula serbaguna Kantor Camat Keruak, Lombok Timur.
Ia menambahkan, kegiatan penyuluhan itu dilakukan oleh Dinas Petanian setempat H. Nurhain dan BPBD Lotim Lalu Rusnan.

Pasiterdim 1615/Lotim Kapten Inf Muslim dalam sambutannya menyampaikan kegiatan penyuluhan ini sebagai rangkaian kegiatan non Fisik TMMD ke 105 Kodim 1615/Lotim dengan harapan adanya tambahan pengetahuan kita bersama terkait dengan pertanian dan mengatasi bencana alam. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Bangun Jalan Dua Dusun di Loteng Hasil Hibah Warga TNI dan Masyarakat Bersinergi

LOTENG, DS – Pengerjaan pembukaan jalan baru sepanjang 1.450 meter yang menghubungkan dua dusun di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: