Jumat , 19 Juli 2019
Home / Ekonomi / Rumah Terdampak Gempa, Dana Pusat Masih Tersendat
Rapat Fasilitator dan Aplikator Rehab Rekon Rumah RB, RS dan RR dampak gempa Kabupaten Lombok Timur

Rumah Terdampak Gempa, Dana Pusat Masih Tersendat

Selong,DS – Bupati Lotim,  H. M. Sukiman Azmy menggelar Rapat Fasilitator dan Aplikator Rehab Rekon Rumah RB, RS dan RR dampak gempa Kabupaten Lombok Timur, di Pendopo Bupati, Selasa (02/7). Mengemuka berbagai permasalahan, salah satunya transfer dana Pusat yang masih tersendat.

Hadir dalam acara tersebut Dandim 1615/Lotim, Wakapolres Lotim, Kasi Bati Korem 162/WB, Kadis Perkim Provinsi NTB, Perwakilan BPBD Prov. NTB, Ka Kalaks Lotim, Seluruh Perwira Kodim 1615/Lotim, Kapolsek dan Camat terdampak Gempa Kab. Lotim, Pinca BRI Selong, fasilitator, aplikator (Sipil, TNI-Polri), dan perwakilan Pokmas.

Dalam arahannya,  Bupati Lombok Timur meminta kepada Camat, Kades, sering-sering mengadakan pertemuan antara fasilitator, Pokmas dan suplayer dengan tujuan apa yang direncanakan dapat berjalan dengan lancar.

Diakui Sukiman, saat ini pendataan rumah yang terdampak gempa sering berubah-ubah di lapangan. Jumlah warga terdampak yang sudah teridentifikasi sampai dengan saat ini sejumlah  28.498 KK dengan rincian :

  1. Rusak Berat sebanyak 10.170 KK.
  2. Rusak Sedang 4.971 KK.
  3. Rusak Ringan 13.357 KK.

Dari 28.498 KK terdampak itu jelas Sukiman, sudah membentuk Pokmas sebanyak 610. Dan dari 610 itu yang sudah terisi rekeningnya atau yang sudah memiliki rekening baru sebanyak 484 Pokmas dengan jumlah KK 7.327 KK.

Untuk itu, Pemda Lotim, patut berterima kasih kepada BRI yang telah dengan segera mengisi rekening-rekening yang ada ketika dana transfer sudah kita terima.

Sukimam berpesan, kepada Dandim kiranya agar menyampaikan kepada  Danrem 162/Wirabakhti untuk mengkomunikasikan kekurangan anggaran yang diajukan Kabupaten Lombok Timur kepada BNBP.

“Mari kita lakukan kerja sama yang baik agar masyarakat yang terdampak gempa dapat menikmati apa yang kita kerjakan. Mari kita ikhtiar bagaimana pembangunan lebih cepat terselesaikan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan temuan yang dihadapi di lapangan. Temuan itu diantaranya  belum turun transfer dari Pusat, beberapa aplikator dan suplayer sudah berkontrak tersendat karena kehabisan dana serta masih terdapat data anomali.

Permasalahan lain, ada beberapa Pokmas yang sudah berkontrak tetapi kekurangan fasilitator Teknik Sipil untuk mendampingi. Pun aplikator kesulitan berkontrak serta adanya oknum yang menghalang-halangi berkontrak. Beberapa Kades mengeluarkan SK Korban Gempa dan menyampaikan kepada aplikator. Selain itu banyak kades mengeluhkan warganya yang menjadi korban belum menerima bantuan dana dan adanya oknum kades mengeluhkan aplikator/suplayer yang tidak izin berkontrak dengan masyarakat. Aplikator baru melapor apabila terjadi masalah.

Terkait hal itu Bupati berharap seluruh pihak terkait untuk mengadakan rapat agar segera mendapatkan data yang valid. Bagi yang belum mendapatkan biaya,  Bupati meminta untuk bersabar sampai menunggu dana keluar dari Pusat.

Bupati juga meminta untuk menyosialisasikan SK revisi terakhir yang sudah ditandatangani, serta memberikan SK terakhir kepada fasilitator.

Sementara itu Ka Kalaks Lotim, Purnama Hadi, menyampaikan bahwa telah melakukan usulan untuk segera mendapatkan dana. Dijelaskan juga sampai saat ini belum ada tambahan fasilitator teknik.

Purnama Hadi menegaskan jangan sekali kali melakukan kontrak tanpa sepengetahuan pihaknya karena pihaknya mempunyai tim khusus untuk verifikasi.

“Fasilitator jangan menolak untuk melakukan pendampingan,” tegasnya. Terhadap rekening anomali, kata dia, akan ditarik dan akan dimasukkan ke rekening BPBD Kabupaten Lombok Timur.

Hal yang sama disampaikan Kadis Perkim Provinsi NTB, Bayu Adityo, yang intinya telah melakukan koordinasi yang baik mulai dari tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten sampai dengan wilayah yang terdampak, karena pihak Provinsi telah menyerahkan kepada Kabupaten.

Dandim 1615/Lotim, Letkol Agus Prihanto Donny, juga berharap kedepan ada sinergi saling bahu membahu demi kemasalahatan masyarakat Kabupaten Lombok Timur.hm

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Gempa 6 SR di Bali Dirasakan di Lobar-Mataram, Siswa Dipulangkan

MATARAM, DS – Gempa bumi magnitudo 6 Skala Richter (SR) yang mengguncang Nusa Dua, Bali, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: