Jumat , 15 November 2019
Home / Ekonomi / Realisasi Belanja Daerah Baru 38,40 Persen
Apel bulanan OPD Kabupaten Lombok Timur

Realisasi Belanja Daerah Baru 38,40 Persen

SELONG,DS- Kepala BPKAD Lombok Timur H. Juani Taofik, mengemukakan, memasuki triwulan ketiga APBD TA 2019 per-15 Juli, realisasi pendapatan dan penerimaan pembiayaan daerah mencapai Rp 1 triliun 468 milyar lebih atau 52,83 % dari anggaran sebesar Rp 2 triliun 780 milyar lebih. Sementara realisasi belanja serta pengeluaran pembiayaan Rp 1 triliun 67 milyar lebih atau 38,40 % dari anggaran sebesar Rp 2 triliun790 milyar lebih.

Hal itu dikatakan pada apel bulanan dengan pelaksana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) berlangsung, di Halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (17/07), diikuti seluruh OPD.

“Dalam pelaksanaan APBD 2019 terdapat sejumlah catatan untuk perbaikan maupun penajaman capaian. Untuk itu penyempurnaan pada Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Perubahan 2019 Pemda berusaha meningkatkan capaian indikator program yang menjadi prioritas dalam pelayanan dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Hal tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang tertuang dalam RPJMD 2018-2023: mewujudkan Lombok Timur yang Adil, Sejahtera, dan Aman,” papar Juwaini.

Sementara itu pagu Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 Rp 294 milyar lebih sampai 16 Juli sudah diterima di rekening kas umum daerah sebesar Rp 63 milyar 99 juta lebih dari pagu tahap satu sebesar Rp 73 milyar lebih.

Karenanya, menindaklanjuti peraturan Menteri Keuangan RI no 145/PMK/07/2017 tentang penyaluran dan penggunaan transfer ke daerah, OPD diminta segera menyampaikan daftar kontrak kegiatan, data bukti pemesanan barang atau bukti sejenis, dan data pelaksanaan swakelola dan data penunjang lainnya melalui aplikasi (OMSPAN Kemenkeu) selambatnya 16 Agustus mendatang. Hal ini agar tidak ada kendala yang mungkin terjadi pada penyaluran DAK fisik tahun 2019. “Karena DAK fisik hanya akan disalurkan terhadap kegiatan yang sudah ter-input dalam aplikasi,” Juwaini.

Bapenda menyampaikan dari target PAD 2019 sebesar Rp 294 milyar lebih, hingga 30 Juni realisasinya mencapai Rp. 135 milyar 591 juta atau 45,38%. Di samping itu dari target pajak daerah lainnya di Lombok Timur2019 mencapai Rp. 47 milyar 686 juta lebih, naik 8,39 persen dibanding pada periode sebelumnya. Hingga 11 Juli tercatat 21 milyar 656 juta rupiah lebih atau 45,42%.

Terkait Pajak Bumi dan Bangunan baru terealisasi sekitar 30 persen, karena wajib pajak umumnya menunda pembayaran pajaknya hingga jatuh tempo atau di akhirAgustus. Bencana gempa yang terjadi beberapa waktu lalu juga dinilai menjadi salah satu factor penyebab. Sedangkan untuk retribusi pasar masih berada di bawah 50 %.

Terkait dengan itu, kata dia, Pemkab telah melakukan renovasi lima pasar pada 2018 lalu dan rencananya tahun ini akan dilakukan di 10 pasar. Upaya lain adalah dengan menginventarisir asset daerah yang potensialmendatangkan PAD, serta memaksimalkan penagihan tunggakan retribusi. hm

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Capaian 6,26 Persen Ekonomi NTB Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional

MATARAM, DS – Pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan III-2019 mengalami trend positif. Tak tanggung, kisaran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: