Kamis , 2 April 2020
Home / Ekonomi / PTSL 2020, Lombok Timur Dapat Jatah 54.850 Sertifikat
Sosialisasi PTSL

PTSL 2020, Lombok Timur Dapat Jatah 54.850 Sertifikat

SELONG,DS- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Timur kembali meluncurkan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) ditahun 2020. Sebanyak 54.850 sertifikat dijatahkan bagi 34 desa yang tersebar di Kabupaten Lombok Timur.

Dalam Sosialisasi PTSL yang digelar di Desa Sikur Selatan, Kecamatan Sikur pada Rabu (19/02/2020), Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Hukum BPN Lotim, Edy Budaya Lutfi, menyampaikan Program PTSL kembali diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas kepemilikan sertifikat.

“Kuota kita ditahun 2020 ini mengalami peningkatan sekitar 20%. 2019 lalu, kuota kita 45.000. Sekarang 54.850,” tutur Edy. Peningkatan jumlah tersebut tidak terlepas dari roadmap yang telah disusun oleh BPN, serta tingginya antusiasme masyarakat untuk kepemilikan sertifikat.

Peningkatan juga terjadi pada jumlah desa penerima Program PTSL. Ditahun 2019 lalu, jumlah desa yang terlibat dalam program PTSL sebanyak 20 desa. Sedangkan di tahun 2020 ini, sebanyak 34 desa. Total Desa di Lombok Timur yang telah terkena PTSL semenjak program tersebut di luncurkan telah mencapai 72 desa.

“2016 mulai digarap. 2017 actionnya. Kita akan melanjutkan terus sampai 2024,” jelas Edy seraya menuturkan, ditahun 2021 potensi peningkatan jatah sertifikat melalui PTSL yang akan didapatkan Lombok Timur sekitar 70.000 sertifikat. Jumlah tersebut akan dibagi dengan 40-an desa.

Pola sertifikasi tanah ditahun 2020 akan mengedepankan pendataan lengkap per kecamatan. Artinya, dalam sebuah kecamatan seluruh desanya harus tersentuh program PTSL. “Untuk sekarang ini, kita mau mengarah kesana. Insyaallah tahun depan, kita akan prioritaskan mana yang menjadi kecamatan lengkap,” ujarnya.

Terbentuknya kecamatan lengkap inilah yang menjadi embrio kabupaten lengkap. Maka dengan demikian, tidak ada lagi masyarakat Lombok Timur yang tidak memiliki sertifikat tanah.

Adapun besaran biaya maksimal yang dibebankan kepada masyarakat yang terkena program PTSL maksimal Rp 350 ribu. Hal ini mengacu Surat Keputusan Bersama Menteri Agraria danTata Ruang, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, atau SKB 3 Menteri nomor 25/SKB/V/2017. Dd

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Masih Aman, Stok Bahan Pangan di NTB

Mataram,DS- Stok pangan atau bahan pokok di Provinsi NTB dalam kondisi aman. Hal ini terlihat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: