Senin , 18 November 2019
Home / Ekonomi / Pertanian Hidroponik Ponpes Darul Quran Tembus Pasar Modern Selly : Peluang Usaha Sayuran Hidroponik Perlu Dilirik Masyarakat NTB
Hj.Selly Andayani

Pertanian Hidroponik Ponpes Darul Quran Tembus Pasar Modern Selly : Peluang Usaha Sayuran Hidroponik Perlu Dilirik Masyarakat NTB

MATARAM, DS – PT Bank Mandiri bekerjasma dengan PT Taspen (Persero) Cabang Mataram menggelar pelatihan berwirausaha hidroponik kepada puluhan pensiunan. Selain pelatihan hidroponik, puluhan pensiunan ASN di Lombok juga dilatih wirausaha di bidang pertanian, peternakan dan perikanan yang di pusatkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Quran Bengkel, kecamatan Labuapi, Lombok Barat, Rabu (25/9).

Kadis Perdagangan NTB, Hj. Putu Selly Andayani, mengakui sistem pertanian hidroponik telah mampu menghasilkan nilai uang yang tidak sedikit sehingga layak untuk dikembangkan oleh masyarakat.

“Sistem pertanian hidroponik yang dikenal sistem bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tumbuhnya, tetapi bisa menggunakan media lainnya seperti air, kerikil, pasir, hingga pecahan batu, sangat cocok dikembangkan di daerah perkotaan,” ujar Selly menjawab wartawan.

Menurut dia, pertanian tradisional yang distigmakan dengan hanya mencangkul, dan berpeluh keringat, kini bakal pudar seiring dengan pengembangan sistem hidroponik itu. Para petani bisa bertani secara modern tanpa harus berkeringat serta membutuhkan lahan yang luas.

“Kalau saya, pertanian hidroponik ini banyak kelebihan dan manfaat yang didapat, selain bisa dijadikan hobi juga bisa bernilai ekonomis yang tinggi,” kata Selly seraya menambahkan, pimpinan ponpes setempat dibawah arahan TGH Khalis sudah beberapa tahun lamanya mengembangkam pertanian hidroponik. Bahkan, hasil dari pembudidayaan tersebut dapat dijadikan sumber daya menghidupi ponpes selama ini. “Wajar saya takjub akan kemandirian ponpes ini. Apalagi, pemasarannya sudah merambah jejaring pasar modern. Diantaranya, Transmart, Hypermart dan Giant,” ucap Selly.

Sementara itu, Kepala Cabang Taspen (Persero) Mataram Tribuna Phitera Djaja, menyatakan, pelatihan kepada pensiunan ini bertujuan agar mereka yang sudah purna tugas tidak kaget, setelah tidak aktif lagi menjadi ASN. Para pensiunan itu diharapkan sudah siap hadir dengan kemahiran berwirausaha, karena sudah memiliki keahlian usaha yang mudah dilakukan.

“Kami juga akan mendukung dari sisi pembiayaan, jika pensiunan membutuhkan modal usaha untuk mengembangkan keterampilan,” kata dia.

Terpisah, Kepala Bank Mandiri Cabang Mataram, Gusti A Bagus Robi Putrawan, menjelaskan, program pelatihan kewirausahaan bagi para pensiunan ASN sejalan dengan visi perusahaan sebagai “The Best Pension Business Bank”. Bank Mantap terus menghadirkan inovasi dalam menciptakan berbagai program memberikan yang terbaik bagi pensiunan.

“Program Bank Mantap yang dilaksanakan sejak 2017 adalah Wirausaha Mantap Sejahtera bagi pensiunan,” ungkapnya seraya menambahkan program pelatihan Wirausaha Mantap Sejahtera dihajatkam agar pensiunan dapat menjadi pilihan kegiatan utama untuk mendukung produktivitas di masa pensiun dan sebagai sarana pengembangan diri.

“Program ini kita mulai sejak tahun 2017 lalu dan hingga Agustus 2019, telah dilakukan pelatihan wirausaha bagi pensiunan sebanyak 93 kali dan diikuti lebih dari 2.054 orang di berbagai daerah di Indonesia,” jelasnya. “Adapun pelatihannya meliputi beberapa bidang usaha, diantaranya hidroponik, sayuran organik, ternak lele, ternak ayam, budi daya jamur tiram, budi daya beras organik, pengolahan abon ikan, amplang dan kerajinan tangan,” sambung Robby. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Capaian 6,26 Persen Ekonomi NTB Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional

MATARAM, DS – Pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan III-2019 mengalami trend positif. Tak tanggung, kisaran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: