Rabu , 16 Oktober 2019
Home / Ekonomi / Pencairan Dana Warga Terdampak Gempa NTB Hanya Satu Tahap
H. Muhammad Rum

Pencairan Dana Warga Terdampak Gempa NTB Hanya Satu Tahap

MATARAM, DS – Percepatan pencairan dana bantuan stimulan bagi warga terdampak gempa di NTB yang rumahnya rumah rusak sedang (RS), dipastikan bakal disederhanakan hanya menjadi satu tahapan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mengaku,  pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa  saat ini, pencairan dana awalnya terdiri dari dua tahap. Yakni, masing-masing 80% dan 20%. Kini, disederhanakan menjadi satu tahap, yakni langsung 100%.

“Yang pasti agar dana bantuan stimulan ini cepat realisasinya diterima masyarakat, maka pencairannya kita sederhanakan, yakni dari dua tahapan, langsung satu tahap saja,” ujar Kepala Pelaksana BPBD NTB, H Muhammad Rum menjawab wartawan, Kamis (7/2).

Rum mengatakan, pihaknya telah pula mengirimkan surat pada semua BPBD Kabupaten/Kota terkait Penyederhanaan Tahapan Terdampak Pencairan Bantuan Stimulan Rumah Rusak Sedang.

Menurut dia, surat tertanggal Rabu 6 Februari 2019 itu, tidak lain dihajatkan menindaklanjuti Juklak Kepala BNPB dan Keputusan Gubernur NTB Nomor: 360-12 Tahun 2019 Tentang Juknis Percepatan Rehab/Rekon Rumah Korban Gempa NTB.

“Silahkan hari ini, bisa dimulai prosesnya dari dua tahap ke satu tahapan itu. Itu artinya, cukup satu tahap sebanyak 100% sambil menunggu revisi Juklaknya,” kata Rum.

Ia menjelaskan, penyederhanaan juga dilakukan setelah memperhatikan progress data faktual dan kendala di lapangan.  Meski demikian, dalam proses percepatan pencairan harus tetap memperhatikan sisi akuntabilitas dan dilaksanakan dengan prinsip cermat dengan penuh kehati-hatian.

Apalagi, kata Rum, jumlah total rumah rusak akibat gempa bumi Lombok Juli-Agustus terdata mencapai sebanyak 216.519 unit rumah. Jumlah itu terdiri dari 75.138 rusak berat (RB), 33.075 Rusak Sedang (RS), dan 108.306 Rusak Ringan (RR).

Sementara, dana yang diperoleh oleh masyarakat dari pemerintah. Yakni, untuk RB dana stimulan Rp50 juta per rumah, RS sebesar Rp25 juta per rumah, dan RR sebesar Rp10 juta per rumah.

Hingga kini, dana dari BNPB yang sudah terkucur ke rekening masyarakat sebesar Rp3,5 Triliun lebih. “Dana itu tersalur untuk 139.957 Kepala Keluarga terdiri dari 50.668 yang rumahnya rusak berat, 20.354 Rusak Sedang, dan 69.935 Rusak Ringan,” tandas Muhamad Rum. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Bangun Jalan Dua Dusun di Loteng Hasil Hibah Warga TNI dan Masyarakat Bersinergi

LOTENG, DS – Pengerjaan pembukaan jalan baru sepanjang 1.450 meter yang menghubungkan dua dusun di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: