Selasa , 18 Juni 2019
Home / Ekonomi / Pemudik di Bandara Lombok Sepi
Gubernur saat mengecek kesiapan Bandara Internasional Lombok menyambut pelaksanaan mudik tahun ini

Pemudik di Bandara Lombok Sepi

LOTENG, DS- Aktivitas di Bandar Internasional Lombok (BIL) pada Senin (3/6), belum tampak lonjakan penumpang maskapai penerbangan yang hendak mudik Lebaran 2019.

Aktifitas bandara tampak lengang, hanya terdapat beberapa penumpang maskapai penerbangan yang menunggu jembutan setelah mendarat, serta terdapat sejumlah pekerja yang melakukan rutinitas, seperti cleaning servis.

Di gerbang keberangkatan tampak sejumlah petugas menunggu penumpang yang hendak melakukan boarding. Secara bergantian penumpang masuk, namun suasana tampak lengang.

Laporan dari petugas posko Lebaran yang terdapat di BIL sejak posko didirikan susana masih sama, tidak tampak ada lonjakan penumpang. Tidak hanya gerbang keberangkatan, pintu gerbang kedatangan pun tampak sepi. Tidak ada keluarga atau kerabat yang menunggu kedatangan keluarganya.

Diduga masih tingginya harga tiket menjadi penyebab pemudik lebih memilih kendaraan umum lainnya seperti melalui jalur darat dan laut. Sehingga, jumlah penumpang yang menggunakan transportasi udara mengalami penurunan mencapai 22 persen dibandingkan tahun 2018 lalu.

Senior Airport Opration and Services Dephed BIL, Misranadi menyebutkan, berkurangnya jumlah pemudik di LIA diduga karena harga tiket pesawat yang melonjak tinggi. “Pada mudik tahun ini memang ada tren penurunan jumlah penumpang dari tahun sebelumnya. Kalau masyarakat bilang karena harga tiket pesawat yang mahal,” ujar Misranadi menjawab wartawan, Senin (3/6).

Ia menyebutkan penurunan jumlah penumpang yang tercatat sejak tanggal Rabu (29/5) dan sampai hari ini mencapai 22 persen dengan jumlah 26.425 penumpang. “Penurunan jumlah pemudik dibandingkan tahun periode sebelumnya pada tahun 2018 mencapai 22 persen dengan jumlah penumpang 26.425 sejak tanggal 29 Mei kemarin sampai saat ini,” kata Misranadi.

Sedangkan jumlah pesawat yang beroperasi turun hingga 24,5 persen dengan jumlah operasi pesawat 237 terhitung sejak Rabu (29/5). “Menurut kami penurunan jumlah pemudik dibandingkan tahun sebelumnya dikarenakan masih mahalnya harga tiket pesawat,” tandas Misranadi. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Langkah Awal Menuju NTB Ramah Investasi

MATARAM,DS-Bergairahnya investasi disertai keberhasilan meningkatkan produk-produk ekspor yang bernilai ekonomi kompetitif, merupakan faktor yang mempengaruhi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: