Selasa , 28 Januari 2020
Home / Ekonomi / NTB Punya Perempuan-Perempuan Pengusaha Pemberani
Pro-Woman, untuk akselerasi perempuan-perempuan entrepreneur dalam menjalankan usaha-usaha skala kecil dan menengah

NTB Punya Perempuan-Perempuan Pengusaha Pemberani

MATARAM,DS-Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Dr. Hj. Niken Saptarini Widyawati, SE., M.Sc mengakui bahwa di NTB terdapat 3,16 juta orang atau 19 % dari seluruh populasi penduduk adalah pelaku usaha yang terdiri dari perempuan-perempuan yang berani, berkarya dan bermanfaat.

Membuka acara Pro-Woman untuk akselerasi perempuan-perempuan entrepreneur dalam menjalankan usaha-usaha skala kecil dan menengah yang di gagas Rumah Energi, Plus dan Found Foundation, di Lombok Astoria Kota Mataram NTB, Selasa (10/12/2019), Niken mengaku salut dan bangga kepada perempuan enterpreuner dan pengusaha-pengusaha di NTB yang memiliki modal keberanian. “Meski dengan latar belakang ilmu pengetahuan yang pas-pasan, tetap mampu menghasilkan produk yang berkualitas. Bahkan berhasil menjadi pengusaha sukses dibidang UKM, IKM maupun bisnis industri lainnya,” ujar istri Gubernur Dr.Zulkieflimansyah itu.

Menurutnya, modal berani buka usaha dan sedikit ilmu harus didukung dengan pendampingan dan pemberian pelatihan keterampilan usaha secara terus-menerus oleh instansi terkait. “Juga dukungan akses permodalan dan fasilitasi jaringan pemasaran sehingga perempuan-perempuan ini mencapai langkah kemajuan yang pesat dalam mengelola dan memasarkan bisnisnya,” harap Ketua TP. PKK Provinsi NTB ini.

Ia juga memotivasi perempuan-perempuan pengusaha bahwa dengan modal gelar sarjana ekonomi saja, tidaklah cukup. “Meski berijazah S2 bisnis belum tentu punya bisnis dan usaha yang maju,” tegasnya seraya menabahkan berbeda dengan para perempuan yang hadir di Pro-Woman yang berani memiliki usaha dan produk.

Karena itu Niken meminta Dinas DP3AP2KB Provinsi NTB dan Rumah Energi untuk tetap melakukan pembinaan guna pengembangan usaha dari perempuan-perempuan pemberani tersebut.

Senada dengan Bunda Paud NTB, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi NTB, Ir. Andi Pramaria, M.Si menjelaskan dinas yang dipimpinnya memiliki program prioritas untuk pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan.

Menurut Andi, pembedayaan perempuan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan. Kunci semuanya adalah pasar. “Produk kita tidak akan bisa berkembang kalau tidak memiliki pangsa pasar. Intinya ada pelatihan, ada bantuan alat, modal, pendampingan dan bagaimana mengembangkan akses pasar,” jelas mantan Kadis Perindustrian ini.

Ia berharap kegiatan ini tidak hanya pelatihan atau motivasi terhadap perempuan entrepreneur dalam menjalankan usaha-usaha skala kecil dan menengah saja melainkan lebih dari itu, Rumah Energi, Plus dan Found Foundation diharapkan ikut serta membangun jaringan pemasaran bagi penjualan produk dari usaha perempuan entrepreneur.

Direktur Eksekutif Yayasan Rumah Energi, Rebekka S. Angelyn, menjelaskan sebanyak 47 pelaku usaha perempuan di Lombok telah selesai mengikuti program Pro-Women. Kegiatan ini berkontribusi meningkatkan kesejahteraan dan pengentasan kemiskininan melalui pemberdayaan dan pendampingan langsung.

Menurutnya, hasil memuaskan dari program Pro-Women adalah 93,6% dari seluruh peserta telah melakukan manajemen dan operasional bisnis yang lebih baik dibandingkan dengan sebelum bergabung.

“Program Pro-Women bermaksud memberikan kontribusi pada peningkatan kesejahteraan dan pengurangan kemiskinan dengan memberdayakan perempuan pelaku usaha di Pulau Lombok,” jelas Rebekka S. Angelyn.

Program Pro-Women memberikan pendampingan dalam menghasilkan metode peningkatan usaha yang dapat direplikasi, membangun jaringan bisnis sebagai pusat informasi pelaku usaha di Indonesia, dan meningkatkan kapasitas dalam Manajemen Usaha, Jaringan, Pemasaran. Edy

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Sumbang Penurunan Angka Kemiskinan, Dewan Minta Dinas Perdagangan NTB Lakukan Pasar Murah

MATARAM, DS – Anggota DPRD NTB Fraksi NasDem, Raihan Anwar, mengatensi kinerja Kepala Dinas Perdagangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: