Selasa , 16 Juli 2019
Home / Ekonomi / Lotim Targetkan 5 Ribu Hektar Sawah Masuk AUTP Tahun 2017
Areal persawahan di Lotim

Lotim Targetkan 5 Ribu Hektar Sawah Masuk AUTP Tahun 2017

SELONG,DS-Sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pentingnya ketersediaan bahan pangan di Indonesia khususnya ketersediaan beras yang menjadi bahan pokok masyarakat, Kementerian Pertanian Republik Indonesia bekerjasama dengan PT. Jasindo memberikan asuransi bagi para petani padi berupa Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP).

Terkait pelaksanaan program AUTP di Lombok Timur, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur, Ir. Sahri, mengungkapkan bahwa untuk tahun ini pemerintah harus mampu merealisasikan 5 ribu Hektar sawah yang diasuransikan sesuai target yang sudah ditetapkan.

Hingga 31 Desember tahun lalu, dari target 5 ribu hektar sawah yang sudah ditetapkan Pemerintah Pusat bagi Kabupaten Lombok Timur, baru 2.430,09 hektar yang sudah masuk AUTP. Sehingga tahun ini pemerintah harus berusaha maksimal merealisasikan target yang ditetapkan pusat.

“Untuk tahun ini, Pemerintah Pusat kembali memberikan target 5 ribu hektar sawah yang harus direalisasikan Pemerintah Daerah Lombok Timur masuk AUTP. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus semakin menggenjot program AUTP ini agar bisa lebih meningkat realisasinya bila dibandingkan dengan capaian tahun lalu,” ungkap Ir. Sahri di Selong, Selasa (14/2).

Atas adanya target yang harus dicapai tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur akan mengupayakan selesai pada Juni tahun 2017. Sebab, program AUTP ini sangat penting bagi petani untuk mengurangi beban kerugian yang dialami.

Program AUTP ini sendiri mengharuskan petani membayar premi sebesar Rp 180 ribu per hektar sawah yang digarapnya. Namun dari besaran angka tersebut, Pemerintah akan mensubsidi preminya sebanyak 80% atau sekitar Rp 144 ribu. Sehingga, petani hanya wajib membayar premi asuransi sebesar 36 ribu per hektar sawah garapannya.

Adapun keuntungan dari AUTP ini, menurut Ir. Sahri, petani yang mengalami kerugian akibat gagal panen dengan prosentase kerugian 75% ke atas, dapat mengajukan klaim atas kerusakan tersebut untuk mendapatkan uang pertanggungan asuransi sebesar 6 juta per hektar untuk mengurangi kerugian petani.

Untuk menyukseskan program AUTP ini, Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur berencana akan melakukan sosialisasi kepada para petani yang direncanakan pada Maret mendatang. Sebab menurut Sahri, keberhasilan program ini tidak akan bisa terwujud tanpa adanya dukungan yang besar dari masyarakat.KRISMA AG

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Pameran Manufacturing Surabaya ke-15 Pertengahan Juli 2019

Jakarta, DS – PT Pamerindo Indonesia kembali menggelar Manufacturing Surabaya pada 17-20 Juli 2019, di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: