Rabu , 11 Desember 2019
Home / Ekonomi / Korem 162/WB Amankan Aset Dandim di Sumbawa
Danrem 162 Wirabhati Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani saat menyaksikan langsung eksekusi lahan milik TNI AD di Karang Cemes Kelurahan Pekat Kecamatan Sumbawa

Korem 162/WB Amankan Aset Dandim di Sumbawa

MATARAM, DS – Juru sita Pengadilan Negeri (PN) Tingkat II Sumbawa berhasil melaksanakan eksekusi tanah milik negara seluas 2.532 meter persegi yang saat ini digunakan oleh beberapa orang warga di Karang Cemes Kelurahan Pekat Kecamatan Sumbawa, Kamis (21/11).

Eksekusi tanah aset negara milik TNI AD yang terletak di lLingkungan Surya Bhakti Karang Cemes Kelurahan Pekat Kecamatan Sumbawa tersebut dilakukan secara terbuka dihadiri Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, Dandim 1607/Sumbawa, Kapolres Sumbawa, pihak PN Tingkat II Sumbawa, Pabandya BMN Slogdam IX/Udayana Letkol CZI I Ketut Sudirta, dan para pejabat teras TNI lainnya. Selain itu, masyarakat setempat juga ikut menyaksikan pembacaan putusan eksekusi PN Sumbawa oleh juru sita PN Sumbawa tersebut.

Sebelumnya, juru sita PN Sumbawa membacakan putusan PN Sumbawa atas lahan yang ditempati oleh 17 KK tersebut dengan Nomor perkara 33.pdt.G/2014/PN.SBB tanggal 28 April 2015. Putusan itu diperkuat adanya putusan Pengadilan Tinggi Mataram Nomor 98/PDT/2015/PT MTR tanggal 9 Oktober 2015 dan putusan Mahkamah Agung nomor 1371 K/PDT/2016 tanggal 13 Oktober 2016 terkait, dalam putusan itu menyatakan benar bahwa tanah tersebut milik TNI AD.

Adapun hasil putusan sidang di Pengadilan Negeri Sumbawa dengan Nomor : 6/Pdt.G/2014/PN Sumbawa tanggal 10 September 2014 dengan pemohon saudara Arsih dan kawan-kawan, putusan sidang di Pengadilan Tinggi Mataram dengan Nomor : 98/Pdt.2015/PT.Mataram tanggal 9 Oktober 2015 dengan pemohon Saudara M. Tahir Burhanudin dan kawan-kawan, dan putusan sidang di Mahkamah Agung RI dengan Nomor : 1371 K/Pdt.2016/ tanggal 21 Maret 2018 dengan pemohon yang sama.

Danrem Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan, eksekusi lahan tanah milik TNI AD dilakukan berdasarkan putusan hukum baik Pengadilan Negeri Sumbawa, Pengadilan Tinggi Mataram hingga Mahkamah Agung.

“Jadi prosesnya sudah berjalan cukup lama dan karena sudah inkracht yang awalnya akan di eksekusi sebelum Pilpres, namun karena perkembangan situasi politik pada saat itu tidak memungkinkan sehingga ditunda sampai hari ini,” ujarnya menjawab wartawan dalam siaran tertulisnya.

Menurut dia, pihaknya sudah melakukan pendekatan semaksimal mungkin secara soft atau lunak, seperti sosialiasi dan pendekatan secara humanis dengan harapan tidak ada benturan-benturan fisik dan sebagainya pada saat eksekusi.

“Syukur Alhamdulillah berkat sosialisasi yang dibantu teman sehingga pelaksanaan eksekusi berjalan aman dan lancar, dan tidak ada benturan sekecil apapun,” kata Danrem.

Selain itu, sambung pria kelahiran Jakarta tersebut, pihaknya sudah membuat dan melayangkan surat peringatan hingga tiga kali serta membuat himbauan secara lisan dan tulisan, dan warga yang menempati tanah tersebut bersedia meninggalkannya lokasi atas kesadarannya.

“Terimakasih atas kesadaran masyarakat karena bersedia meninggalkan lokasi dan kami mohon maaf jika ada tutur kata dan tingkah laku dalam pelaksanaan eksekusi yang kurang berkenan di hati masyarakat. Itu tidak lain karena kami menjalankan tugas untuk menyelamatkan aset negara. Ini bukan aset perorangan atau kelompok,” jelas Danrem.

Terkait rencana kedepan. Danrem menambahkan, diatas tanah tersebut akan dibangun Kantor Subden Pom Sumbawa agar dekat dengan kota sehingga koordinasinya lebih cepat dan mudah.

Sementara itu, Kapolres Sumbawa, AKBP Tunggul Sinatrio juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat atas pelaksanaan eksekusi yang berjalan aman dan lancar. “Hal ini karena sebelumnya sudah melakukan sosialisasi kepada tokoh masyarakat dan tokoh pemuda sehingga bisa berjalan dengan aman dan terkendali,” ungkapanya.

Usai pembacaaan putusan oleh juru sita Pengadilan Negeri Tingkat II Sumbawa, pelaksanaan eksekusi dilanjutkan dengan pembongkaran rumah yang dibangun oleh 17 KK dilokasi tanah tersebut. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Bupati KLU Kunjungi Rumah Korban Jago Merah

Bayan, DS – ebagai bentuk kepedulian, perhatian serta tanggung jawab selaku pengayom masyarakat, Bupati Lombok …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: