Jumat , 15 November 2019
Home / Ekonomi / Jadi Solusi Tingkatkan Ekonomi Keluarga, Hajjah Selly Ajak Perempuan Tanam Hidroponik
Kadis Perdagangan NTB Hj. Putu Selly Andayani saat memanen sayuran di kebun hidroponik yang ada di pekarangan rumahnya

Jadi Solusi Tingkatkan Ekonomi Keluarga, Hajjah Selly Ajak Perempuan Tanam Hidroponik

MATARAM, DS – Bercocok tanam dengan cara hidroponik mungkin masih terdengar awam di kalangan masyarakat umum, termasuk di Kota Mataram. Sebagian besar masyarakat belum mengetahui cara dan keunggulan dari sistem bercocok tanam ini. Padahal, jika digeluti, hobi bercocok tanam ini akan mampu meningkatkan ekonomi keluarga.

Hajjah Putu Selly Andayani, perempuan asal Kota Mataram itu, telah tergerak hatinya untuk mengembangkan hidroponik di rumahnya. Kepala Dinas Perdagangan NTB itu mengaku mencoba sistem budidaya hidroponik setelah ia menekuni hobinya bercocok tanam. “Iya awalnya cuma hobi saja,” ujar Hajjah Selly sapaan akrabnya, Minggu (3/11).

Menurut dia, Hidroponik telah menjadi salah satu solusi berkebun di tengah keterbatasan lahan, terutama di daerah perkotaan yang penduduknya cukup padat.

Hajjah Selly mengungkapkan, bercocok tanam dengan cara hidroponik selain bisa digunakan untuk menyalurkan hobi, juga dapat dimanfaatkan untuk meraup keuntungan dari hasil tumbuhan yang ditanam.

Terkait hasil yang diperoleh. Ia menjelaskan bahwa tanaman hidroponik memiliki kualitas dan bobot lebih unggul, karena perawatan yang diberikan benar-benar maksimal dibandingkan bercocok tanam secara konfensional.

Perbedaan kedua yaitu tanaman hidroponik tidak menggunakan pupuk pestisida kimia, melainkan pupuk nabati, untuk pembunuh hama selama penanaman. Perbedaan ketiga adalah, air pengganti tanah diberikan vitamin abenic sehingga membuat tanaman hidroponik lebih segar.

“Setidaknya ketiga alasan itu saya merasa harus membudidayakan bercocok tanam hidroponik dan mengajak ke semua kalangan untuk bercocok tanam hidroponik terutama masyarakat di perkotaan,” tegas istri H. Rachmat Hidayat itu.

Hajjah Selly menjelaskan, semua tumbuhan dapat ditanaman secara hidroponik. Ia sendiri telah menanam bawang merah, sawi, selada, pokcay, cabe merah rawit, strowberi dan seledri, bayam, dan kangkung di lahan seluas 4×2 meter meter miliknya di Jalan Panji Masyarakat, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekerbale, Kota Mataram.

“45 hari sudah bisa dipanen kecuali buah-buahan, dan saya tanam itu alasannya karena pasaran tanaman itu lebih banyak. Hasil panen saya jual secara online atau ke tetangga,” kata Selly.

Ia yang telah menggeluti budidaya tanaman secara hidroponik selama setahun ini berharap para perempuan di Kota Mataram agar bisa memanfaatkan perkarangan rumahnya untuk mencoba sistem budidaya hidroponik tersebut.

Mengingat, pola hidroponik tersebut jika ditekuni akan bisa mendatangkan nilai ekonomis yang cukup lumayan untuk menambah income keluarga. “Misalnya, saat saya ajak santri di berbagai ponpes untuk menekuni hidroponik di ponpes mereka.

Alhamdulilah, hasil budi daya santri bisa menembus pasar-pasar moderen di Kota Mataram,” tandas Hajjah Selly Andayani. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Capaian 6,26 Persen Ekonomi NTB Lampaui Pertumbuhan Ekonomi Nasional

MATARAM, DS – Pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan III-2019 mengalami trend positif. Tak tanggung, kisaran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: