Selasa , 15 Oktober 2019
Home / Ekonomi / Insentif Tagana Perlu Ditambah
H. Mulyanto Tejo Kusumo

Insentif Tagana Perlu Ditambah

SELONG,DS-Akhir-akhir ini, akibat cuaca buruk yang kerap melanda Lombok Timur, bencana alam pun kian sering terjadi yang telah banyak menyisakan kerugian bagi pemerintah dan masyarakat. Pohon tumbang, banjir, tanah longsor dan juga kebakaran menjadi menu utama pemberitaan di berbagai media awal tahun ini.

Tingkat kerusakan yang ditimbulkan bencana yang terjadi memerlukan perhatian dan tindakan semua pihak. Baik pemerintah maupun seluruh warga. Berangkat dari hal itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur, H. Mulyanto Tejo Kusumo mengungkapkan bahwa pihaknya selalu menerjunkan beberapa personil siap tanggapnya, Taruna Siaga Bencana (Tagana) dalam setiap musibah yang terjadi untuk segera melakukan normalisasi di lokasi bencana.

Dikatakannya, di dalam setiap kejadian bencana di wilayah Lombok Timur, Tagana yang berada di bawah Dinas Sosial selalu tanggap dan bergerak cepat untuk mengatasi bencana yang terjadi. Diharapkan, kesigapan dan kegigihan Tim Tagana dapat memotivasi siapapun yang ikut andil dalam mengatasi bencana yang sedang terjadi.

Namun, lanjut Tejo, kegigihan yang ditunjukkan Tim Tagana Dinas Sosial tersebut harus bisa didorong juga peningkatan kesejahteraannya dengan menambah insentif yang diterima selama ini. Sebab, anggota Tim Tagana yang berjmlah 77 orang tersebut, hanya mendapat insentif bulanan sebesar 100 ribu saat ini. Jumlah yang menurut Tejo masih dianggap tidak sebanding dengan kegigihan yang ditunjukkan dalam mengatasi bencana.

Untuk peningkatan insentif, Mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Penanaman Modal Kabupaten Lombok Timur ini telah mengusulkan ke Pemerintah Daerah agar ditambah menjadi 350 ribu per bulan guna menjaga dan mempertahankan soliditas tim yang telah dibangun.

“Diharapkan, dengan penambahan insentif ini, soliditas tim yang telah lama terbangun bisa tetap dijaga dan dipertahankan. Jika tidak, pemerintah tidak akan segan-segan untuk mengambil langkah pemecatan terhadap anggota yang bekerja lamban yang tidak sesuai dengan harapan,” tegas Tejo di Selong. (kis)

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Selly Ajak Santri NTB Mandiri Berwirausaha

MATARAM, DS – Pondok pesantren (Ponpes) memiliki potensi yang strategis untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: