GEBYAR UPSUS SIWAB 2017 PEMERINTAH TARGETKAN 100 PERSEN IB DI NTB – Duta Selaparang
Kamis , 23 Mei 2019
Home / Ekonomi / GEBYAR UPSUS SIWAB 2017 PEMERINTAH TARGETKAN 100 PERSEN IB DI NTB
Gebyar Upsus Siwab dan Panen Pedet 2017

GEBYAR UPSUS SIWAB 2017 PEMERINTAH TARGETKAN 100 PERSEN IB DI NTB

MATARAM,DS-Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting (Upsus Siwab) Tahun 2017 dilaksanakan pertama kalinya di Indonesia. Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi lokasi perdana program tersebut dan menjadi perhatian khusus karena telah banyak berkontribusi terhadap peternakan nasional, mulai dari pengiriman daging dan pengiriman pedet ke beberapa daerah di Indonesia. Selain itu NTB juga menjadi tempat paling potensial untuk pengembangan sapi, terutama jenis sapi Bali yang paling banyak diminati dagingnya di Indonesia.
Hal itu mengemuka pada Gebyar Upsus Siwab dan Panen Pedet 2017, Senin, 28 Februari 2017 di Komplek Agroeduswisata Banyumulek, Dese Lelede, Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat

Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak, DR. Surahman, yang sekaligus sebagai Kepala Upsus Siwab dalam laporannya mengatakan pemerintah terus mendorong peternak untuk berpartisipasi dalam mendukung program Siwab. Program Siwab ini lahir atas dasar rendahnya kontribusi daging nasional.
NTB yang pertama kali didaulat untuk pelaksanaan program tersebut dengan harapan menjadi stimulasi bagi provinsi lain di Indonesia. Terlebih NTB dikenal dengan program 1 juta sapi, walaupun saat ini populasi ternak sapi di bumi gora mencapai 1,1 juta ekor.

Menurutnya, jenis sapi bali yang dikembangkan di NTB sangat diminati di Indonesia dan sangat dibutuhkan semua daerah. Target pertumbuhan sapi dari program Siwab itu sendiri 130 ribu per tahun. Ditargetkan 395 per hari sapi bisa dilakukan Inseminasi Buatan (IB). Selama ini hanya 95 ekor per hari atau sekitar 25 persen. Sedangkan target pemerintah untuk pertumbuhan ternak adalah 100 persen pada bulan Maret 2017 dengan IB.

“Untuk itu, semua pihak harus bekerja keras mewujudkan Siwab 395 per hari dengan harapan pada tahun 2018 pertumbuhan populasi dapat ditingkatkan menjadi 100 persen,” kata Surahman seraya mengaku optimis target tersebut tercapai karena telah tersedia alat-alat yang cukup lengkap untuk melakukan IB. Pada acara UPSUS Siwab dihadirkan 1000 induk sapi dari sejumlah peternak di Lombok.

Menurutnya, saat ini IB Nasional baru berada pada angka 76 persen per tahun. Untuk meningkatkan persentase tersebut, intervensi pusat dalam program UPSUS SIWAB sangat dibutuhkan. Petani yang akan melakukan IB tidak dipungut biaya atau gratis, bahkan akan mendapatkan dana.

Wakil Gubernur NTB, H. Moh. Amin, S.H., M.Si, mengatakan, pelaksanaan proram UPSUS Siwab di Provinsi NTB merupakan salah satu wujud dari komitmen bersama antara Pemerintah Pusat dan daerah untuk meningkatkan pertumbuhan populasi ternak sapi dan kerbau di Indonesia.

Dijadikannya Provinsi NTB sebagai salah satu prioritas diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peternak untuk melakukan IB. NTB memiliki peranan cukup stategis dalam dalam bidang ketahanan pangan nasional.

Wagub menambahkan, saat ini populasi sapi di NTB sebanyak 1,1 juta ekor. Untuk pengiriman pedet sebesar 10 ribu ekor per tahun ke luar daerah, sedangkan untuk daging 40 ribu ekor per tahun. Ia berharap adanya sinkronisasi terhadap angka pelaporan pertumbuhan sapi di daerah dengan Pusat mengingat berbedaan data pertumbuhan sering kali terjadi yang ber pengaruh besar terhadap angka pertumbuhan sapi di NTB.

Dalam kesempatan tersebut Wagub juga menyerahkan bantuan dari pemerintah pusat yang bersumber dari APBN senilai Rp 26 miliar. Bantuan tersebut diberikan kepada kelompok peternak berprestasi dan dokter hewan berprestasi se-NTB. hms

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Pemdes Jangan Ragu Anggarkan Adminduk di APBDes

SELONG,DS-Dokumen administrasi kependudukan (adminduk) merupakan identitas hukum yang sangat urgen dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Lewat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: