Berbagi Berita Merangkai Cerita

Dukung Kampung Tangguh Turangga

43

FOTO. Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro bersama Kapolres Belu AKBP Khairul Saleh, Dandim 1605/Belu Letkol Inf Wiji Untoro dan Forkopimda Belu saat meninjau Dusun Baulenu, Desa Manlelen, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT. (FOTO. HUMAS Korem)

MATARAM, DS – Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste wilayah Sektor Timur,  Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro mengatakan kesiapannya dalam mendukung dan menyukseskan kampung Tangguh seusai menghadiri Lanching Kampung Tangguh Turangga Desa Tanggap Covid-19 di Dusun Baulenu, Desa Manlelen, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin (8/3).

Dalam siaran tertulisnya usai meninjau wilayah setempat. Mayor Inf Bayu mengatakan, Polres Belu bekerjasama dengan semua pihak baik TNI dan Pemerintah daerah akan sangat efektif dalam mengatasi Covid-19 mulai dari tingkat lingkungan, desa dan lingkungan yang lebih luas.

“Jadi program ini sebenarnya sudah pernah dilaksanakan sebelumnya, karena dampaknya sangat efektif dalam mencegah laju terpapar Covid-19 dan meningkatkan ekonomi masyarakat, sehingga program ini kembali digelar,” kata Bayu Sigit.

Selain itu, Danyonif 742/SWY itu juga menginstruksikan kepada pos jajarannya untuk terus mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk mentaati protokol Kesehatan Covid-19 dan menyukseskan program vaksinasi Covid-19.

Protokol Kesehatan Covid-19 yang dimaksud, adalah dengan tetap menerapkan 5M dalam kehidupan sehari-hari. Yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Ini upaya yang harus dilakukan secara serentak dan terpadu dengan harapan Kabupaten Belu terbebas dari ancaman Covid-19, ingat Covid, ingat 5M,” tandasnya.
  
Acara yang diselenggarakan Polres Belu tersebut juga dihadiri Kapolres Belu AKBP Khairul Saleh bersama Dandim 1605/Belu Letkol Inf Wiji Untoro dan Forkopimda Belu serta masyarakat setempat dan dilanjutkan dengan melihat kerajinan tangan desa setempat. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.