Menu

Mode Gelap

Pemerintah · 22 Sep 2020 05:08 WITA ·

Dua Tahun Kepemimpinan Zul – Rohmi, Membangun dengan Kebersamaan dan Cinta


					Hj.Sitti Rohmi Djalilah Perbesar

Hj.Sitti Rohmi Djalilah

Mataram,DS – Diawal kepemimpinan tahun 2018 terjadi musibah gempa dan pada tahun 2020 dihadapkan Covid-19. Pasangan Zul-Rohmi tidak melihat bencana sebagai hambatan, justru berusaha mengambil hikmah bahwa tantangan mesti mencipatakan produktivitas lebih tinggi.

Hal itu dikemukakan Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd. yang hadir sebagai narasumber Dialog Berugaq dengan Tema “Dua Tahun Zul-Rohmi membangun NTB” pada acara berugaq live di TVRI Stasiun NTB, Senin, 21 September 2020.

Wagub mengemukakan pihaknya tetap bisa mencari peluang dimasa-masa sulit tersebut. “Alhamdulillah 2 tahun ini walaupun memang hambatannya luar biasa, tetapi pencapaian juga tetap kita dapatkan untuk kemudian bersama-sama membangun sinergi. Dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada bersama-sama sesuai kapasitasnya Insya Allah di balik segala hambatan yang ada pasti selalu ada jalan,” ungkapnya menyampaikan progres pencapaian Zul-Rohmi selama 2 tahun dan hambatan yang terjadi.

Umi Rohmi menyampaikan pencapaian program unggulan berjalan sebagaimana mestinya. Inovasi-inovasi yang datang dari NTB pada saat gempa termasuk penanganannya terbaik di Indonesia. Sedangkan dimasa pandemi ini Zul-Rohmi juga fokus pada beberapa hal yaitu produktivitas dan keamanan serta ekonomi.

”Allhamdulillah walaupun kita yang menjalani hambatannya luar biasa tetapi ternyata dalam skala nasional penanganan kita terbaik, dimasa pandemi ini karena kita mau masyarakat hidup aman dan produktif dari sisi ekonominya juga,” ujarnya seraya menambahkan JPS Gemilang yang menggunakan produk-produk dari NTB mendorong UKM-UKM untuk bergerak menjadi motivasi nasional..

Ia menyebut pencapaian dalam 5 program unggulannya yaitu Industrialisasi, Zero Waste, Revitalisasi Posyandu, Desa Wisata, 1000 Cendikia.

“Program – Program unggulan Zul-Rohmi memang modelnya adalah pemberdayaan masyarakat dan juga programnya berbasis desa. Jadi kita tidak mau program unggulan hanya seremonial tetapi kita bangun sistem,” katanya.

Contohnya, kata Wagub, berbicara NTB bersih ingin secara sistemik sampah menjadi berkah. Karena itu, Pemprov mendorong mulai dari hulu seluruh desa di NTB mengubah sampah menjadi berguna, begitu juga dengan revitalisasi posyandu yang memanfaatkan posyandu yang sudah dengan memperkuat perannya dari sisi edukasi yang mulanya penyuluhan ibu dan anak menjadi posyandu keluarga.

Wagub NTB mengemukakan bahwa salah satu cara pemerintah dalam mendorong desa agar dapat mengeluarkan potensinya yaitu dengan program unggulan desa wisata. Pun industrialisasi pemerintah membantu dengan keberpihakan kepada UMKM – UMKM yang memproduksi mesin dengan mewajibkan OPD menggunakan mesin buatan produk NTB sendiri.

Menurut Umi Rohmi, kebersamaan menjadi kunci untuk berhasil, “NTB ini kita bangun dengan kebersamaan dan cinta, sinergi dari seluruh pihak. Jadi alhamdulillah di NTB ini kalau kita berbicara Forkompinda luar biasa kompaknya, sinergi seluruh pihak itu kunci yang terpenting di dalam kita membangun NTB,” ujarnya. hm

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Parade Defile Meriahkan Pembukaan Latsitarda Nusantara XLll Tahun 2022

14 Mei 2022 - 21:48 WITA

Keberagaman NTB Bekal Penting Bagi Peserta Latsitarda Nusantara ke-42

14 Mei 2022 - 19:29 WITA

Wagub Ajak Peserta Latsitardanus Berbaur dengan Masyarakat

11 Mei 2022 - 20:10 WITA

Jembatan Putus di Pemoles Segera Dibenahi, Gubernur Zul : Mindset Pejabat Kita Ubah

9 Mei 2022 - 18:01 WITA

Gubernur NTB Harap NWDI Punya Gambaran Masa Depan

9 Mei 2022 - 11:37 WITA

PMI NTB Dominasi Penerbangan Internasional Perdana di Bandara Lombok

4 Mei 2022 - 18:02 WITA

Trending di Pemerintah