Menu

Mode Gelap

Hukum · 9 Sep 2017 10:16 WITA ·

Dua Tahun dr Mawardi Hamry Tak Ditemukan, Masyarakat NTB Gedor Wapres dan Komnas HAM di Jakarta


					Pemuda masyarakat NTB yang menamakan Development Institute saat mengadukan persoalan hilangnya Mantan Dirut RSUP NTB dr. H. Mawardi Hamry ke kantor Wapres RI dan Komnas HAM di Jakarta Perbesar

Pemuda masyarakat NTB yang menamakan Development Institute saat mengadukan persoalan hilangnya Mantan Dirut RSUP NTB dr. H. Mawardi Hamry ke kantor Wapres RI dan Komnas HAM di Jakarta

MATARAM, DS – Kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mabes Polri dan Komnas Ham menjadi pilihan untuk mengadu pemuda Masyarakat NTB yang menamakan Development Institute.

Langkah itu dilakukan menyusul, aparat penegak hukum dalam hal ini Polda NTB dinilai tidak serius mencari hilangnya Mantan Dirut RSUP NTB dr H. Mawardi Hamry yang dilaporkan hilang selama dua tahun dan hingga kini, belum ditemukan.

Ketua Development Insitute NTB, Abdul Majid, mengaku heran, atas kinerja aparat kepolisian yang hingga kini belum bisa membuka tabir keberadaan mantan pejabat kesayangan Gubernur NTB tersebut.

Padahal, menurut dia, ketika pihak polisi menangani atau mencari sel teroris bisa dengan mudah yakni dalam 1×24 jam. Namun sebaliknya, ketika mencari Dr Mawardi selama dua tahun lebih belum juga ditemukan.

“Sehingga inilah tujuan kami datang ke Wapres, Mabes Polri dan Komnas Ham,” katanya menjawab wartawan melalui telpon selulernya usai menemui Wapres Jusuf Kalla, Jumat (8/9).

Menurut Majid, saat era Kapolda NTB terdahulu, Brigjen Pol Umar Septono, sempat ada ungkapan jika ia tak berhasil mengungkap kasus hilangnya Dr Mawardi maka ia gagal menjadi kapolda NTB.”Akibat kekecawaan kami terhadap penegakan hukum di Polda NTB, maka kami datang ke Jakarta kali ini,” tegas Majid.

Ia berharap kepada Komnas Ham dan Wapres Jusuf Kalla, agar meminta pertanggung jawaban Polda NTB terhadap kasus hilangnya mantan pejabat teras pemprov NTB tersebut. “Selain dia pejabat eselon II di jajaran Pemda NTB, dia juga manusia. Jadi ini menyangkut nyawa, jadi wajar kami mempertanyakan penegakan Hukum di NTB,” tandas Abdul Majid.fahrul

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perdagangan Orang Harus Dicegah Seluruh Pihak

18 Mei 2022 - 06:02 WITA

Program NTB Zero Unprosedural Mulai Terwujud, Kadis Nakertrans NTB Atensi Kiprah Kades dan Kadus

17 Mei 2022 - 17:13 WITA

Tuding Abdul Aziz Sebar Hoaks Soal Lahan 60 Hektare, Kuasa Hukum Ali BD Ajukan Rekonpensi di PN Sumbawa

12 Mei 2022 - 16:22 WITA

Korem 162/WB Gelar Penyuluhan Hukum

26 April 2022 - 15:11 WITA

Satresnarkoba Polresta Mataram Ciduk Pengedar Sabu Jelang Lebaran

25 April 2022 - 14:29 WITA

Jangan Tinggalkan Rumah dengan Pintu Terbuka, Kejadian di Sandubaya Ini jadi Pelajaran

25 April 2022 - 14:16 WITA

Trending di Hukum