BSK Samawa

Dua Minggu, PLN NTB Lakukan “Maintanance Outage” PLTU Jeranjang

FOTO. Sejumlah petugas tengah memeriksa secara berkala kondisi maintanance di PLTU Jeranjang, Desa Taman Ayu, Kabupaten Lombok Barat. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang, merupakan salah satu penyokong utama Sistem Kelistrikan Lombok yang berlokasi di Desa Taman Ayu, Jeranjang, Kabupaten Lombok Barat (Lobar).

Oleh karenanya, pemeriksaan peralatan yang memasuki masa maintenance outage harus terus dilakukan.

Maintenance outage wajib dilakukan untuk menjaga keandalan PLTU Jeranjang mengingat PLTU ini, menjadi salah satu backbone utama Sistem Kelistrikan Lombok, selain PLTMGU Lombok Peaker yang berlokasi di Ampenan, Mataram.

Manager PLN Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Lombok, Nyoman Satriyadi Rai, mengatakan bahwa maintenance outage yang dilakukan saat ini adalah kegiatan pemeliharaan yang merupakan salah satu upaya PLN untuk melakukan perbaikan peralatan untuk meningkatkan performa mesin menjelang gelaran akbar MotoGP yang akan dihelat Maret 2022.

“Salah satu pilar transformasi PLN adalah Customer Focused. Selain sisi pelayanan yang langsung berinteraksi dengan pelanggan, PLN UPK Lombok memiliki tugas menjaga pasokan listrik supaya tetap aman, salah satunya dengan melakukan maintenance outage seperti sekarang ini,” jelas Nyoman pada wartawan, Minggu (23/1).

Menurut dia, kegiatan kali ini, rutin dilakukan dalam rangka melakukan analisa evaluasi terhadap parameter dari setiap peralatan mesin, sehingga bisa memprediksi kondisi dari peralatan tersebut.

“Jika ditemukan performa dari peralatan baik utama maupun pendukung kurang baik maka sebelum terjadi gangguan maka akan dilakukan outage maintanance (sering disebut preventive maintanance),” ungkap Nyoman.

Ia mengatakan hal tersebut harus dipatuhi untuk menjaga dan meningkatkan performa sistem supaya dapat beroperasi maksimal. Di mana, jenis maintenance outage yang dilakukan untuk setiap pembangkit pun juga berbeda-beda, menyesuaikan dengan kondisi dari peralatan-peralatan mesin.

Nyoman menjelaskan, maintenance outage pada PLTU Jeranjang yang berkapasitas 3 x 25 MW ini akan berlangsung selama kurang lebih dua minggu kedepan

“Sedangkan, pelaksanaan telah dimulai tanggal 7 Januari 2022 dan direncanakan selesai pada 24 Januari 2022,” kata Nyoman seraya menambahkan, beberapa jenis kegiatan yang dilakukan, adalah inspeksi peralatan utama dan pemeliharaan peralatan bantu.

Selanjutnya, Maintenance outage pun dilakukan dengan tetap dengan memprioritaskan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 oleh seluruh pekerja PLN.

“Kami mohon doa dari dari seluruh masyarakat agar kegiatan ini dapat berjalan lancar sehingga PLTU Jeranjang dapat memasok listrik lebih optimal,” tandas Nyoman. RUL.

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.