A place where you need to follow for what happening in world cup

DPRD NTB Kritisi LKPJ Gubernur 2020

27

LKPJ Gubernur tahun 2020 pada Paripurna DPRD NTB

MATARAM, DS – Gubernur NTB Zuliekieflimansyah telah menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) NTB tahun 2020. Sebanyak lima komisi di DPRD setempat memberi masukan dan kritik terhadap LKPJ Gubernur dalam sidang paripurna DPRD NTB, Senin petang (3/5).

Pada sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaedah, tersebut, umumnya lima fraksi di DPRD setempat tidak membacakan laporan mereka.

Hal itu, lantaran kondisi Puasa Ramadhan. “Jadi, jika dibaca kan lumayan makan waktu. Bayangkan saja, satu komisi itu memakan waktu satu sampai dua jam. Maka, enggak mungkin jika dilakukan dalam kondisi puasa saat ini,” ujar Isvie.

Isvie mengatakan penyerahan laporan lima komisi DPRD tanpa dibacakan di sidang paripurna bukan bermaksud main-main. Namun, lebih karena kesepakatan menghargai kondisi puasa.

“Tapi, intinya semua komisi di DPRD NTB menyoroti kinerja anggaran OPD Pemprov dalam penanganan Covid-19. Jadi, penyerahan laporan itu enggak meninggalkan subtansi daya kritis anggota DPRD terhadap kinerja eksekutif,” tegas Politisi Partai Golkar itu.

Sementara itu, hasil analisis dan kajian masing-masing komisi di DPRD NTB terhadap LKPJ Gubernur 2020 umumnya menerima LKPJ tersebut untuk dibahas pada tahap selanjutnya.

Di mana, Komisi I DPRD NTB Bidang Hukum dan Pemerintahan mengapresiasi sebanyak 28 rekomendasi terkait urusan pemerintahan yang menjadi lingkup tugas Komisi I, telah ditindaklanjuti dengan baik.

Terhadap catatan dan rekomendasi Komisi I dalam LKPJ Gubernur Tahun 2020 ini agar dapat ditindaklanjuti dengan segera oleh Gubernur pada proses perencanaan berikutnya.

“Khususnya, dimulai pada saat pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 yang selanjutnya pengawasannya melalui Komisi terkait, termasuk Komisi I DPRD Provinsi NTB,” kata Juru Bicara Komisi I DPRD NTB Maud Adam saat menyerahkan laporan LKPJ Komisi I saat sidang paripurna.

Selanjutnya, Komisi II DPRD setempat berpandangan manakala LKPJ Gubernur tahun 2020, bisa diupayakan sebagai langkah pengetatan anggaran akibat recofusing pandemi Covid-19.

Namun tentu, bukan menjadi alasan untuk pembangunan tidak berjalan sesuai harapan. “Kita berharap, di tahun ini, Pemprov agar fokus menjaga pandemi tidak meningkat. Ini agar stabilisasi ekonomi dapat berjalan,” tegas Juru Bicara Komisi II DPRD NTB Abdul Rauf saat menyerahkan laporan komisinya.

Sekretaris Komisi II DPRD itu menyatakan, penjagaan stabilisasi ekonomi daerah dihajatkan agar pekerjaan besar guna merealisasikan janji politik gubernur berupa industrialisasj akan mudah diwujudkan.

hanya saja, program itu akan bisa berjalan manakala bahan baku industri dalam sektor pertanian, perkebunan, Peternakan, dan perikanan produksinya dapat dipastikan tumbuh secara kuantutas dan kualitas.

“jadi, jika ingin semua dapat terwujud maka, kebijakan pemerintah yang menyisir berbagai persoalan yang menghambat sekaligus menyisir berbagai persoalan yang menghambat, sekaligus mendorong terwujudnya investasi di sektor bahan baku,” ujar Rauf.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD NTB Sambirang Ahmadi meminta agar Bank NTB sebagai bank syariah umum milik Pemprov perlu melakukan ekspansi bisnis, terutama terkait rentabilitas perbankan.

Namun tetap mengedepankan asas prudential. Yakni, dana pihak ketiga perlu dikelola dengan baik untuk memberi imbak hasil yang menguntungkan.

selanjutnya, kasus fraud dan penyelahgunaan wewenang dalam perbankan perlu terus dicegah agar tidak menggangu trasnsi bisni dan kepercayaan publik tergerus terhadap Bank NTB.

“Catatan kami, untuk PT GNE agar tidak menggantikan usaha UMKM dalam menjalankan bisnisnya. Yang utama, bagaimana, produk primer yang dibutuhkan konsumen itu yang harus difokuskan,” tendas Sambirang Ahmadi.

Sementara itu, Gubernur Zulkieflimansyah dalam sidang paripurna tersebut diwakili Sekda HL. Gita Ariadi. “Yang jelas, semua masukan dari lima komisi DPRD NTB akan dicatat oleh masing-masing OPD mitra untuk ditindaklanjuti dan kita perbaiki kinerjanya kedepan,” ungkap Sekda Gita. RUL

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.

Lewat ke baris perkakas