Berbagi Berita Merangkai Cerita

DPRD NTB Dorong Pemprov Intensifkan Sosialisasi dan Edukasi Vaksinasi Covid-19

20

FOTO. Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi M.Comm (kanan) saat memberikan keterangan bersama H. Najamuddin Moestafa. (FOTO. RUL/DS.

MATARAM, DS – DPRD Provinsi NTB meminta Pemprov setempat segera melakukan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat yang tinggal di semua wilayah di NTB

Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi M. Com, mengatakan, sosialisasi dan edukasi perlu dilakukan karena fakta di lapangan masih ada warga baik yang siap maupun yang masih ragu tentang pentingnya vaksinasi tersebut.

“Pemprov NTB harus hadir untuk melakukan edukasi dan sosialisasi terkait pentingnya pemberian vaksinasi kepada warga di 10 kabupaten/kota di NTB,” ujarnya pada wartawan, Jumat (8/1).

Soal skema pelaksanaan vaksinasi, lanjut Mori, pihaknya meminta agar semua pihak seyogyanya berbaik sangka dengan pemerintah pusat.

Sebab, program vaksinasi itu sama sekali tidak mengeluarkan dana dari APBD. “Karena gratis dan enggak membebankan daerah, maka wajib kita dukung program vaksinasi itu, siapa tahu vaksin ini bisa menyembuhkan kita semuanya. Sekali lagi, inikan soal ikhtiar. Baiknya kita positif thingking saja pada langkah pemerintah pusat,” jelasnya.

Politisi Gerindra itu mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi tersebut akan dilaksananan pada 14 Agustus ini. Kata Mori, kendati tahap awal vaksinasi ini difokuskan pada tenaga medis di NTB, namun dipastikan , Forkopinda NTB termasuk pimpinan DPRD NTB juga akan siap disuntik serentak mendampingi Gubernur NTB Zulkieflimansyah sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

“Kami siap sebagai Forkopinda NTB untuk mengawali dan memberi contoh pada masyarakat terkait program vaksinasi ini agar mengurangi efek yang selama ini tidak baik di media sosial terkait efek tubuh pascadivaksin dan lain sebagaikanya,” ungkap Mori.

*Mulai Tak Percaya

Anggota Komisi I DPRD NTB bidang Hukum dan Pemerintahan, H. Najamuddin Moestafa mendukung agar sosialisasi masif juga dilakukan oleh jajaran Pemprov melalui Satgas Penanganan Covid-19 NTB.

Sebab, di sejumlah perkampungan, pedesaan di wilayah NTB sudah banyak masyarakat yang tidak lagi mempercayai adanya virus mematikan asal Wuhan, negara Tiongkok tersebut.

“Sosialisasi ini penting ke masyarakat karena masyarakat sudah banyak yang enggak pakai masker. Apalagi, trend kasus yang meninggal di kampung saya di Lotim juga sudah mulai berkurang drastis. Beda kayak di awal Januari hingga Maret 2020 laku, maka wajar jika anggapan orang jelas jika Covid-19 sudah selesai dan berlalu. Tugas sosialisasi ini berat yang harus terus dilakukan tanpa henti,” jelas Najamuddin.

Politisi PAN itu berharap ketika tahapan vaksinasi dilakukan meminta harus sesuai prosedur secara syarat-syarat keamanan dan lain sebagainya harus jelas.

“Termasuk vaksinasi juga perlu masif dilakukan bila perlu semua tokoh agama dan tokoh masyarakat perlu digandeng untuk memberikan edukasi pada masyarakatnya,” kata Najamuddin Moestafa. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.