A place where you need to follow for what happening in world cup

DPRD NTB Dorong KLU Punya Kodim Definitif

42

FOTO. TGH. Hazmi Hamzar. (FOTO. RUL)

MATARAM, DS – Banyaknya event internasional yang akan diselenggarakan di NTB diantaranya, World Superbike (WSBK) November 2021 dan MotoGP 2022 mendatan harus diimbangi sisi pengamanan khususnya oleh pemerintah, baik Pusat maupun daerah.

Anggota DPRD NTB, TGH Hazmi Hamzar mengatakan, masalah keamanan menjadi prioritas demi kelancaran berbagai event tersebut. Terlebih dalam menjamin keamanan dan kenyamanan warga dunia yang akan datang berbondong-bondong ke NTB.

“Khususnya, wisatawan dari berbagai manca negara tentu tidak ingin melewatkan ajang balapan dunia tersebut secara langsung di Mandalika, Lombok Tengah. Maka disitu, keamanan adalah prioritas,” ujar Hamzi Hamzar pada wartawan, Senin (20/9).

Politisi PPP itu mendesak agar semua titik keamanan juga perlu disasar. Tdak hanya Kabupaten Lombok Tengah bagian Selatan namun juga wilayah utara, timur dan barat.

Salah satunya, di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Kabupaten ini, kata Hazmi, telah memiliki destinasi wisata dengan keindahan gili-gili yang sudah tidak diragukan lagi seperti Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air.

“Maka, tidak menutup kemungkinan, wisatawan dunia yang datang ke NTB juga akan berkunjung ke Lombok Utara sembari menanti gelaran WSBK dan MotoGP di Mandalika,” kata dia.

Anggota Komisi V DPRD NTB itu mengataka titik-titik pengamanan di NTB harus maksimal. Ia juga mendorong agar segera terbentuknya Kodim KLU secara terpisah dengan Lombok Barat dan Kota Mataram.

“Kan kita lihat tiga titik di NTB saat ini masih terkover oleh Kodim 1606/Mataram yakni, Kota Mataram, Lombok Barat dan Lombok Utara. Sehingga, pengawasannya pun harus ekstra mengawasi tiga titik tersebut,” ucap Hazmi.

“Maka kita mendorong segera dibentuk Kodim KLU definitif secara tersendiri terpisah dengan Lombok Barat dan Mataram,” sambung dia.

Menurut Hazmi, wilayah KLU sangat strategis. Di mana, ia mengibaratkan sabuk rantai pengamanan. Sehingga rantai sabuk tersebut diharapkan tidak boleh kendor, apalagi harus putus.

Oleh karenanya, dengan adanya Kodim KLU, akan lebih memperkuat pola pengamaman di NTB. “KLU harus betul-betul dijaga,” tandas Hazmi Hamzar.

Sekedar informasi, beberapa waktu lalu perubahan nama Kodim 1606/Lombok Barat telah diresmikan menjadi Kodim 1606/Mataram, yakni tepatnya 18 Juni lalu.

Pergantian nama Kodim tersebut berdasarkan Keputusan Kepala Staf TNI AD Nomor Kep/218/IV/2021 tanggal 28 April 2021 tentang Penataan Satuan Jajaran TNI AD dan Surat Perintah Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Nomor Sprint : 1754/V/2021 tanggal 10 Mei 2021 tentang pengesahan penataan satuan atau pergantian nama satuan. Perintah tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Pangdam IX/Udayana melalui Surat Perintah Nomor Sprin/1113/VI/2021 tanggal 9 Juni 2021 tentang Pengesahan Penataan Satuan Jajaran Kodam IX/Udayana. RUL

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.

Lewat ke baris perkakas