Berbagi Berita Merangkai Cerita

DPRD Lombok Timur Terima Aspirasi Eks K2

113

Hearing eks K2

SELONG, DS – Tenaga Pendidik eks Kategori Dua (K2) mendatangi DPRD Lombok Timur untuk menyuarakan aspirasinya, Selasa (25/05). Aspirasi yang disampaikan para eks K2 ini masih berkaitan dengan peluang untuk membenahi nasib melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Dalam penyampaiannya, Lalu Ahmad Muhir selaku koordinator eks K2 mengatakan perlunya penambahan kuota P3K untuk mengakomodir banyaknya eks K2 Lombok Timur. Sementara kuota yang diberikan dari pusat hanya berkisar di angka 200.

“509 dengan yang CPNS. Kalau yang P3K saja itu 200-an,” kata dia.

Beban semakin berat bagi mereka karena harus bersaing dengan kategori umum yang usianya jauh lebih muda. Dengan penguasaan tekhnologi yang lebih mumpuni, mempersempit peluang untuk terangkat sebagai P3K.

“Sebagian besar juga tidak bisa ikut karena terganjal dengan formasi yang ada,” ungkapnya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua DPRD Lombok Timur, Murnan juga menyayangkan minimnya formasi P3K yang diberikan. Padahal jumlah eks K2 di Lombok Timur mencapai 680 orang.

Padahal kebutuhan guru di Lombok Timur mencapai 8 ribu. Belum lagi banyaknya guru yang pesniun setiap tahunnya.

“Bukan beban ini sesungguhnya, karena ini adalah kebutuhan daerah,” tandasnya.

Ia meminta pemerintah daerah serius memperhatikan para eks K2. Terlebih secara usia mereka sudah tidak memungkinkan untuk menjadi ASN melalui jalur CPNS. P3K adalah satu-satunya harapan untuk apresiasi atas jasa para pendidik ini.

“Kami berharap ada kebijakan dari pak Bupati, kami coba bicarakan seperti apa memperjuangkan mereka ini. Tentu dengan waktu yang tiga tahap ini,” pungkasnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.