Berbagi Berita Merangkai Cerita

Dorna Datang ke Lombok, DPRD : Kabar Bahagia Ditengah Pandemi Covid-19

99

FOTO. Anggota Komisi II DPRD NTB Misbah Mulyadi (kanan) saat menghadiri peresmian Sekber IJTI-FWP bersama Kadis Kominfotik dan Wakil Ketua DPRD Mori Hanafi. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Anggota Komisi II DPRD NTB bidang Pariwisata, Perdagangan, Pertanian, H. Misbach Mulyadi, mengakui kedatangan Tim Dorna Sport, merupakan kabar dan berita bagus bagi Provinsi NTB.

Menurut dia, ditengah pandemi Covid-19 yang melanda semua dunia, temasuk di Indonesia, kehadiran Dorna Sport menyiratkan rasa optimisme pada bangsa Indonesia.

Pasalnya, salah satu pesaing MotoGP Mandalika, yakni negara Rusia telah mengundurkan diri sebagai salah satu calon tuan rumah pada ajang bergensi balap motor dunia tersebut.

“Kedatangan Dorna Sport adalah berita bagus. Ini membuat optimisme bangsa Indonesia dan warga NTB kian bangkit ditengah situasi yang tidak menentu saat ini. Apalagi, Rusia juga sudah mundur,” kata Misbach pada wartawan, Rabu (7/4).

Politisi Golkar itu mengatakan, saat ini, sejumlah fasilitas pendukung MotoGP Mandalika terpantau sudah berjalan baik. Diantaranya, pelebaran runway, dan jalan akses dari Bandara ke Sirkuit Mandalika juga tengah digenjot pelaksanaanya oleh pemerintah pusat.

Selain itu, pembangunan sirkuit juga sudah mencapai kisaran 70 persen. Oleh karena itu, Misbach optimis, jika Mandalika akan bisa menggelar perhelatan MotoGP Mandalika pada Oktober ini.

Sebab, dampak dari pagelaran akbar yang akan mendatangkan 150 ribu penonton itu akan bisa membuat ekonomi NTB bakal bergerak.

“Itungan saya, jika 1 orang minimal mengeluarkan dana mereka berbelanja Rp 1 juta saja, maka uang yang beredar akan mencapai sekitar Rp 1 triliun. Maka, karena ini even yang mendunia, tugas kita adalah berdoa agar Dorna Sport bisa menyetujui Mandalika sebagai tuan rumah MotoGP tersebut,” jelas Misbach.

Terkait kesiapan kamar yang masih menjadi kendala di KEK Mandalika. Menurut dia umumnya kekurangan itu, sudah mulai bisa dituntaskan dengan adanya bantuan dari Kementrian PUPR dan Menteri Desa yang telah membangun ribuan homestay di sekitar wilayah di Mandalika.

“Nah, sisanya bisa dikover oleh Provinsi Bali sesuai MoU NTB dan Pemprov Bali. Jadi, teknisnya penonton yang duitnya gede bakalan menginap di Bali, sementara yang kantongnya pas-pasan bisa menginap di areal Mandalika melalui homestay yang sudah dibuat saat ini,” tegas Misbach.

Ia mengingatkan, dengan telah datangnya Dorna Sport, maka peluang menjadikan Mandalika sebagai tuan rumah MotoGP tahun ini kian terbuka lebar. Hanya saja, Misbach mengingatkan agar protokol kesehatan di wilayah NTB, khususnya kawasan Mandalika harus tetap di kedepankan.

“Disini yang kita minta edukasi pada warga sekitar lingkar KEK Mandalika agar tidak henti-henti dilakukan, sehingga ada kenyamanan dan kepastian para tamu yang datang terkait keamanan wilayah NTB” tandas Misbcah Mulyadi. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.