Menu

Mode Gelap

Religi · 20 Jun 2018 20:20 WITA ·

DMI Dorong Masjid Siapkan Ruang Bermain untuk Anak


					TGH Abdul Latif Perbesar

TGH Abdul Latif

SELONG,DS-Setidaknya 1.700 an masjid tersebar di Kabupaten Lombok Timur. Namun, Dewan Masjid Indonesia (DMI) setempat belum terlalu lega melihat kondisi masjid-masjid yang sudah megah itu. Sebab, ada banyak hal yang masih perlu dioptimalkan.

Kepada Duta Selaparang, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lombok Timur, TGH. Abdul Latief, di Mamben, mengungkapkan ada beberapa hal yang sedang didorong DMI agar dapat diwujudkan di masjid-masjid . Salah satunya yang paling diprioritaskan adalah penyediaan tempat bermain bagi anak-anak, terutama bagi masjid yang memiliki pekarangan  luas.

Dikatakannya, masjid seharusnya mampu melakukan kreasi-kreasi yang dapat mendorong minat masyarakat untuk sholat berjama’ah di masjid yang menjadi bagian dari ajaran agama Islam yang dianut sebagian besar warga Lombok Timur.

Perlunya disediakan sarana bermain bagi anak-anak dimaksudkan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada anak-anak terkait pentingnya melakukan ibadah di masjid dan sebagai langkah membiasakan anak untuk senang berada di masjid. Dengan adanya tempat bermain bagi anak di masjid, akan dapat menumbuhkan rasa senang anak untuk terus berada di masjid. Sehingga, secara perlahan akan tumbuh kesadaran diri dari sang anak untuk betah dan senang berlama-lama beribadah di masjid.

Faktanya saat ini, walaupun bangunan masjid di Lombok Timur sangat besar dan megah, jumlah jamaah yang aktif melakukan ibadah sholat fardlu  masih belum maksimal sesuai dengan yang diharapkan. Karena itulah perlu penanaman kesadaran sejak dini kepada anak agar senantiasa senang berada di lingkungan masjid. Sehingga, kebiasaan senang berada di lingkungan masjid tersebut akan terus terjaga hingga dewasa.

Terkait, kerapnya anak-anak bermain yang dikhawatirkan dapat mengganggu konsentrasi warga yang sedang beribadah di dalam masjid, Ketua DMI Lombok Timur yang juga merupakan Pendiri Yayasan Pondok Pesantren Al-Aqsha Desa Mamben ini menyatakan bahwa kondisi itu tidak seharusnya menjadi sebuah kekhawatiran. Sebab, pernah dicontohkan Rasulullah bahwa anak-anak diberikan keleluasaan untuk bermain, walaupun di dalam lingkungan masjid. Yang terpenting adalah adanya upaya menanamkan kesadaran sejak dini akan pentingnya melakukan ibadah di masjid.

DMI Lombok Timur, lanjut TGH. Abdul Latief, telah sering mendorong pengurus masjid di Lombok Timur untuk memperhatikan persoalan yang dianggapnya sangat bermanfaat bagi perkembangan syi’ar Islam ini. Jadi, setiap masjid tidak hanya fokus pada kegiatan rutin pelaksanaan ibadah sholat berjama’ah semata, melainkan juga harus memperhatikan aktifitas penting lainnya yang bertujuan untuk memakmurkan masjid. (kis)

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Islamic Center Masih jadi Pesona Pelaksanaan Shalat Ied

2 Mei 2022 - 17:53 WITA

Dua Tahun Tanpa Pawai Takbiran, Masyarakat Kota Mataram Meluber GemakanTakbir, Ini Pesan Gubernur NTB

2 Mei 2022 - 00:16 WITA

Ajang MTQ Nasional TNI AD 2022, Duta Kodam Udayana Raih Juara Harapan 1

24 April 2022 - 00:08 WITA

BAZNAS NTB buka Pelayanan Zakat di Ramadhan Festival

18 April 2022 - 18:09 WITA

Jajaran Korem 162/WB Berbagi Takjil selama Ramadhan

17 April 2022 - 18:13 WITA

Gubernur NTB Bikin Kaget AHY dan Masyarakat Kota Bima, Ini yang Terjadi

15 April 2022 - 23:24 WITA

Trending di Religi