Berbagi Berita Merangkai Cerita

Ditengah Pandemi Corona, Masyarakat Desa Mulai Rasakan Hadirnya Laskar Sasak

0 31

MATARAM, DS – Kiprah Laskar Sasak, di masyarakat semakin dirasakan keberadaannya saat Covid 19 mulai merebak. Ribuan masker dibagi-bagikan saat Car Free Day di Jalan Udayana Mataram yang memang tiap minggu selalu ramai dengan ribuan orang. Terkini, Laskar Sasak membagikan disinfektan di 80 desa se Pulau Lombok.

Kegiatan tersebut tentu membutuhkan, tenaga, waktu dan biaya yang tidak sedikit. Sehingga menimbulkan pertanyaan “kritis” di tengah masyarakat. Ketua Laskar Sasak, Lalu Taharuddin menyatakan organisasi yang dipimpinnya lebih banyak keswadayanya berbuat terbaik untuk masyarakat, apalagi sekarang masyarakat sedang dirundung Covid 19.

Kades Janggawana Kecamatan Janapria, Usman SIP mengucapkan terima kasih karena bisa membagikan 1500 liter disinfektan kepada 1500 kepala keluarga yang ada di desanya. ‘’Terima kasih kami haturkan kepada bapak Pimpinan Daerah NTB, Kabinda, Kapolda dan Danrem 162 WB dan Laskar Sasak yang telah membagikan disinfektan kepada warga kami,’’ ujarnya dalam siaran tertulisnya, Selasa (21/4).

Kepada para pemimpin daerah NTB yang punya motto NTB Gemilang, Usman juga berharap agar bisa membantu warganya dengan gemilang baik berupa masker maupun sembako murah. ‘’Kami juga berharap agar Laskar Sasak terus ambil peran di tengah tengah masyarakat,’’ pintanya.

Kades Lenek Daya, Unasih juga menilai Laskar Sasak sudah mengambil peran strategis sebagai perekat sosial. Dengan adanya bantuan dari Laskar Sasak, kita bisa menyemprot rumah warga dengan disinfektan. Sehingga mampu mengantisipasi bahaya Covid 19. ‘’Laskar Sasak dengan merangkul semua golongan maka kami bersatu untuk mencegah Covid 19,’’ tegasnya.

Kades Lenek menilai keberadaan Laskar Sasak dalam penanganan Covid 19 ini sangat tepat. ‘’Terima kasih banyak kami sampaikan kepada para pemimpin daerah NTB, Bapak Kapolda, Kabinda dan Danrem 162 WB, yang membantu Laskar Sasak dan kami,’’ ulasnya.

Unasih menilai Laskar Sasak berperan aktif dalam semua sektor mempercepat pembangunan desa terutama ekonomi. Apalagi seperti diketahui setelah merebak Covid, ekonomi masyarakat banyak yang tidak lancar.

Kades Kabar Kecamatan Sakra, Marzwan S.Kom memberi acungan dua jempol atas kiprah Laskar Sasak. ‘’Disinfektan itu bisa disemprotkan hampir 5 kali selama 2 minggu di 7 ke kadusan,’’ paparnya senang.

Acungan jempol tersebut, kata Marzwan karena keikhlasan dari Laskar Sasak untuk membantu masyarakat desa. ‘’Namanya relawan tidak diupah, jadi kita support Laskar Sasak,’’ jelasnya.

Kedepan, diharapkan Laskar Sasak terus eksis dalam membangun masyarakat dalam segala bidang di NTB. ‘’Kita juga senang kalau bisa memberdayakan BUMDes dan UKM yang ada di desa,’’ terangnya.

Ketua Laskar Sasak, Lalu Taharuddin didampingi Wakil Ketua Miq Kane mengatakan kegiatan Laskar Sasak banyak swadaya. Dari anggota, oleh anggota dan untuk masyarakat. Kalau pun ada bantuan dari berbagai pihak termasuk dari Kabinda dan pihak yang simpati lainnya hanya sebagai stimulan.

Ke depan, Laskar Sasak juga akan bekerjasama dengan BUMdes dan pihak-pihak lain untuk menggerakkan ekonomi masyarakat desa. Sehingga kas organisasi tidak mandek dan roda organisasi berjalan terus menuju pembaharuan, yakni masyarakat sejahtera dan makmur.

Hal yang sudah disiapkan oleh Laskar Sasak untuk penanganan Covid 19, Laskar Sasak akan menjual hand sanitizer yang ramah lingkungan dan murah serta sesuai standart WHO. Di samping itu juga akan menggerakkan ekonomi masyarakat desa agar semua bisa berdaya dan kuat. ‘’Baik itu Bumdes, koperasi, pembinaan UKM dan usaha yang prospektif lainnya,’’ ujar Miq Tahar. RUL.

Leave A Reply