Berbagi Berita Merangkai Cerita

Disebut jadi Bacawagub NTB 2018 Demokrat NTB : Quraish Belum Lapor

0 19

MATARAM, DS – DPD Demokrat NTB menilai informasi yang menyebutkan jika salah satu kadernya yang kini menjabat Walikota Bima. Yakni, H Qurais H Abidin akan final berpasangan dengan H Ahyar Abduh selaku bakal calon wakil gubernur, dipastikan tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Pasalnya, hingga kini, Quraish belum sekalipun menginformasikan terkait kesiapannya maju dalam Pilkada NTB 2018 tersebut kepada petinggi partai. Yakni, Gubernur NTB dan pengurus DPD I Demokrat NTB lainnya.

“Wajarlah, kami anggap munculnya pernyataan soal pencalonan Pak Quraish sebagai bakal calon wakil gubernur NTB di sejumlah media akhir-akhir ini, sebatas hoak dan hanya merupakan wacana saja,” tegas Ketua DPD I Demokrat NTB, TGH. Mahally Fikri menjawab wartawan.
Menurutnya, sebagai kader militan partai, H Qurais H Abidin tentu paham akan mekanisme di internal partainya. Apalagi, oleh DPP selama ini, Ketua DPC Demokrat Kota Bima dinilai merupakan kader yang paling loyal terhadap kebijakan partainya.

Untuk itu, jika sampai ada kader yang berani melawan instruksi partai, maka sudah barang tentu akan ada sangsi terhadapnya.
“Tapi, kami meyakini, Pak Quraish tidak akan pernah melakukan praktik-praktik melawan instruksi partai. Setahu saya, jika ada keinginan apapun, beliau (H Qurais H Abidin) selalu berdiskusi dengan saya dan TGB. Sehingga, wacana pencalonannya itu, bisa saya katakan tidak jelas sumbernya,” ujar Mahally Fikri.

Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Bima H Qurais H Abidin memilih tidak mengomentari pernyataan Ketua DPW PAN H Muazzim Akbar yang menyebutkan koalisi poros tengah sepakat akan mengusungnya sebagai bakal calon wakil gubernur mendampingi H Ahyar Abduh sebagai calon gubernur di Pilkada Nusa Tenggara Barat 2018.”Mohon maaf ya. Saya sementara tidak ada komentar,” kata Wali Kota Bima H Qurais H Abidin saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkatnya, dari Mataram, Senin (29/5) kemarin.

Sebelumnya, Ketua DPW PAN NTB H Muazzim Akbar mengaku partai-partai yang tergabung dalam koalisi poros tengah telah mengerucut untuk mengusung H Ahyar Abduh sebagai bakal calon gubernur dan H Qurais H Abidin sebagai bakal calon wakil gubernur NTB 2018.

Ia menyebutkan, ada sejumlah alasan sehingga koalisi poros tengah yang terdiri dari PAN, PKB, Hanura, PPP, Gerindra solid bersepakat untuk mendukung keduanya menjadi calon gubernur dan wakil gubernur.
Di antaranya, keduanya sama-sama pasangan petahana karena menjabat selama dua periode sebagai Wali Kota Mataram dan Wali Kota Bima. Selain itu, keduanya dinilai sama-sama mewakili suara masyarakat di dua pulau, yakni Lombok dan Sumbawa. Selanjutnya, kapasitas keduanya sudah tidak diragukan lagi, karena berhasil memimpin sebagai wali kota di daerahnya masing-masing.

“Jadi mereka ini sudah dua periode memimpin sebagai wali kota,” ujarnya. fahrul

Leave A Reply