A place where you need to follow for what happening in world cup

Disdik Mataram Masih Berlakukan Pembelajaran Daring dan Luring

69

Foto Lalu Fatwir Uzali

MATARAM, DS – Sebanyak 50 kelurahan di Kota Mataram merujuk data Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, sebagian besar masih berstatus zona merah dan oranye Covid-19. Oleh karena itu, kegiatan pembelajaran tatap muka belum bisa dilakukan hingga kini.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, H Lalu Fatwir Uzali, yang dikonfirmasi wartawan membenarkan hal itu. Menurut dia, dari koordinasinya dengan pihak Dikes setempat, terdata jika jumlah pasien positif baru Covid-19 setiap harinya juga masih tetap terjadi, kendati dibarengi dengan tambahan pasien sembuh.

“Jadi, kegiatan belajar dari rumah sampai sekarang tetap berjalan dengan dua sistem yaitu sistem daring (dalam jaringan) atau “online” dan luring (luar jaringan) bagi siswa yang tidak memiliki fasilitas android dan jaringan internet,” kata Fatwir, Jumat (5/3).

Fatwir mengatakan, untuk sistem pembelajaran luring digunakan 2 opsi yakni, guru yang mendatangi siswa atau orang tua yang datang ke sekolah mengambil materi pembelajaran.

Ia tak menampik manakala, saat ini, sudah banyak orang tua yang meminta agar sekolah dibuka, namun masih ada juga orang tua yang kontra karena khawatir terhadap penyebaran dan penularan Covid-19.

Fatwir menegaskan, membuka sekolah berarti harus berani dalam segala risiko yang ada, tapi jangan sampai sekolah disalahkan apabila ditemukan kasus positif baru Covid-19, dengan klaster sekolah.

“Karena itu, kami tetap berkomitmen tidak akan membuka sebelum ada izin dari gugus Covid-19,” tandasnya. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.

Lewat ke baris perkakas