Berbagi Berita Merangkai Cerita

Dirjen Ajak Civitas Hamzanwadi sukseskan program transformasi digital

17

FOTO. Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Kemkominfo RI, Ismail saat menyampaikan orasi ilmiahnya pada
Rapat Senat Terbuka Wisuda VI Program Sarjana dan Pasca Sarjana Universitas Hamzanwadi, Lotim. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Universitas Hamzanwadi menggelar Rapat Senat Terbuka Wisuda VI Program Sarjana dan Pasca Sarjana, di Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (18/12). Menariknya, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI)/Plt Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Kemkominfo RI, Ismail hadir dalam kegiatan itu bersama Rektor Universitas Hamzanwadi, Sitti Rohmi Djalillah.

Selain itu, tampak Sekretaris Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII-Anak Agung Ngurah Rai Indra serta pejabat lingkup Pemprov NTB.

Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Kemkominfo RI, Ismail sebelum menyampaikan orasi ilmiahnya, tak lupa mengucapkan selamat atas terselenggaranya acara wisuda ini. “Saya ucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah lulus. Baik, sarjana maupun pasca sarjana. Semoga, imunya dapat memberikan sumbangsih pemikiran untuk menyukseskan program-program pemerintah,” kata dia.

Menurut Ismail, lantaran masih dalam situasi pandemi Covid-19, ia meminta agar seluruh civitas akademika Universitas Hamzanwadi, tetap mengedepankan prokes. Selain itu, menyikapi pesatnya perkembangan informasi saat ini.

Tentunya, transformasi digital yang mampu mengubah berbagai cara kehidupan manusia, harus menjadi sesuatu yang harus disikapi dengan bijak.

“Transformasi digital di masa pandemi ini telah mengubah secara struktural cara kerja, beraktifitas, berkonsumsi, belajar, bertransaksi,” ujar Dirjen Ismail.

Ia mendaku, dalam rangka menghadapi perubahan cara kehidupan yang sebelumnya offline dengan kontak fisik. Kini lebih banyak ke online dan daring, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan untuk mempercepat transformasi digital melalui lima langkah. Yakni, perluasan percepatan akses dan peningkatan infrastruktur digital serta penyediaan layanan internet.

Kedua, penyiapan roadmap transformasi digital di sektor-sektor strategis. Ketiga, percepatan integrasi pusat data nasional. Keempat, penyediaan kebutuhan SDM talenta digital

“Dan yang kelima adalah, soal percepatan penyusunan regulasi, skema pendanaan dan pembiayaan,” ungkap Ismail.

Menurut pejabat kelahiran Mataram itu, tentunya untuk menindaklanjuti arahan Presiden tersebut, pihaknya sebagai leading sektor, enabler, sekaligus akselerator transformasi digital di Indonesia, memiliki agenda prioritas dan strategis.

Agenda itu. Yakni, mempercepat penyediaan, pemerataan, dan pengembangan infrastruktur digital untuk memastikan tercapainya inklusivitas.

Kemudian, pemerataan infrastruktur digital (mobile broadband 4G) di 83.218 desa/kelurahan di Indonesia. Dari 83.218 desa/kelurahan masih terdapat terdapat 12.548 desa/kelurahan yang belum terjangkau internet 4G.

“Dengan 9.113 desa/kelurahan diantaranya merupakan wilayah 3T (non komersial) yang akan dibangun oleh BAKTI, dan 3.435 desa/kelurahan lainnya merupakan wilayah non 3T (komersial) yang akan dibangun oleh operator telekomunikasi,” jelas Dirjen Ismail.

Bersamaan dengan upaya peningkatan cakupan layanan 4G ke seluruh desa, Kemenkominfo juga sedang mempersiapkan implementasi teknologi seluler. Termasuk konektivitas next generation (5G) di Indonesia termasuk penyelesaian Peta Jalan Pengembangan 5G Indonesia yang holistik.

Palapa ring integrasi agar mempercepat peningkatan pemanfaatan layanan backbone Palapa Ring dengan potensi peningkatan pemanfaatan dari 28% menjadi 88% pada 2024.

Adapun terkait pemerataan jangkauan televisi digital diseluruh Indonesia. Penyelesaian migrasi Analog Switch Off pada 2 November 2022 sebagai amanat UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Migrasi Analog Switch Off dibagi menjadi 3 tahap. Untuk tahap pertama, kata Ismail, paling lambat 30 April 2022. Selanjutnya tahap kedua, paling lambat 25 Agustus 2022 dan tahap ketiga paling lambat 2 November 2022.

Tak hanya itu, Ismail juga menyinggung soal meningkatkan kemampuan SDM yang semakin terliterasi juga kompeten secara digital. Hal ini dimaksudkan agar infrastruktur digital dapat dimanfaatkan secara produktif, sehat, dan aman.

“Program Kemkominfo dalam pengembangan talenta Digital yaitu
Digital leadership academy. Yakni, program pelatihan intensif untuk para pengambil kebijakan atau pemimpin di institusi pemerintahan maupun swasta di bidang teknologi digital (digileader.kominfo.go.id),” tegas dia.

Digital talent scholarship. Yakni, pelatihan dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan daya saing masyarakat pada sektor digital di level teknis (digitalent.kominfo.go.id).

Selanjutnya, gerakan nasional literasi digital (Siberkreasi.id) atau yang dikenal dengan peningkatan kemampuan kecakapan digital dasar (literasi digital). “Ini untuk mencegah penyebaran konten negatif. Misalnya seperti hoaks, leaks, radikalisme dan lain-lain sekaligus optimalisasi diseminasi konten positif/produktif,” ucap Ismail.

Menurut dia, memperkuat safeguard untuk menjaga kedaulatan digital harus terus dilakukan. Apalagi, Kemkominfo, masih akan terus mendorong percepatan transformasi digital melalui penyusunan program kerja, regulasi dan kebijakan.

Hanya saja, percepatan ini tidak akan berhasil tanpa adanya dukungan dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Akademisi/Universitas, UMKM, Pemangku Kepentingan Terkait.

“Kami minta, program yang kami rintis ini, perlunya dukungan peran semua pihak. Termasuk civitas Universitas Hamzanwadi untuk membantu meningkatkan ekonomi digital di Indonesia ditengah pandemi Covid-9,” tandas Dirjen Ismail.

Sementara itu, Rektor Universitas Hamzanwadi, Sitti Rohmi Djalillah yang juga Wakil Gubernur NTB ini dalam sambutannya juga memberikan selamat kepada wisudawan dan wisudawati kali ini.

Rohmi mengingatkan, para wisudawan agar percaya akan kemampuan diri, serta tidak mudah puas atas apa yang sudah diperoleh terutama kompetensi diri.

“Harus percaya kemampuan diri, terus meningkatkan kompetensi diri, survive dan kerjakeras untuk meraih mimpi dan kesuksesan dalam setiap celah dan kesempatan,” tegas Sitti Rohmi Djalillah. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.