Berbagi Berita Merangkai Cerita

Dilaporkan Hilang, Warga Desa Pandai Ditemukan Selamat

25

//FOTO. Anggota Koramil 1608-04/Woha Serka Faris saat menggendong warga
Desa Pandai, Kecamatan Woha yang dilaporkan hilang sejak Selasa lalu. (FOTO. HUMAS KOREm)

MATARAM, DS – Setelah dilaporkan menghilang sejak Selasa (19/1) lalu di gunung Api saat mencari ternak, H. Muhammad Saleh (73) asal Desa Pandai Kecamatan Woha akhirnya ditemukan dan dievakuasi oleh tim gabungan yang melibatkan unsur TNI-AD Koramil 04/Woha Kodim 1608/Bima, anggota marinir, Basarnas, Tagana dan Polsek Woha dibantu masyarakat desa Pandai, Jumat (22/1) lalu.

Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal mengungkapkan, setelah mendapat informasi hilangnya H. Muhammad Saleh, anggota Koramil 1608-04/Woha diantaranya Serka Faris, Sertu Agus Budi, Sertu Faisal dan Kopda Syamsuddin diturunkan untuk melaksanakan pencarian bersama Tim SAR.

Menurutnya, tim gabungan bersama masyarakat telah bekerjasama dengan baik sesuai instruksi yang terkoordinasi, sehingga Muhammad Saleh ditemukan dalam keadaan selamat dan berhasil dievakuasi meskipun dihadapkan dengan kondisi medan yang terjal.

“Alhamdulillah pak Muhammad Saleh berhasil dievakuasi dan sudah dibawa ke Puskesmas Woha untuk mendapatkan perawatan medis,” ungkapnya pada wartawan dalam siaran tertulisnya, Minggu (24/1).

Lantaran situasi cuaca saat ini yang tidak menentu, Mustafa Kamal mengimbau masyarakat agar berhati-hati ketika hendak ke gunung. Tak hanya itu, sikap mengutamakan keselamatan dalam setiap aktifitas harus dilakukan.

Sementara itu, anggota Koramil 1608-04/Woha Serka Faris yang terlibat langsung dalam pencarian menuturkan, pencarian dilakukan sejak pagi hari kemudian dilanjutkan usai sholat jumat setelah brifieng dan membagi tim menjadi empat kelompok.

Tim satu dan Tim dua berjumlah 22 orang warga desa Pandai dipimpin Serka Faris melaksanakan penyusuran alur dan lembah sungai Feli serta sungai gunung Gaptula, Tim tiga berjumlah 12 orang warga dipimpin Sertu Faisal dan Koptu Mar Usman menyusuri alur sungai Mbanta, sedangkan sisanya Tim Gabungan Tagana, Basarnas, sertu Agus Budi, Kopda Syamsuddin, Orari, Masyarakat dan Tim Pelopor menelusuri bagian Bukit.

Sampai Tim satu dan Tim dua bertemu di puncak bukit Gaptula, kemudian melanjutkan menelusuri lembah sungai Feli dan melihat H. Muhammad Saleh sedang duduk melamun di atas batu di tengah sungai.

“Kami langsung mendatanginya, kondisinya sudah drop dan sangat lemah. Setelah memberi minum air gula, makan roti dan biscuit baru kami evakuasi dengan cara menggendong bergantian,” kata Faris. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.