Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 26 Apr 2020 17:28 WITA ·

Dikbud NTB Akui Guru Honor Bisa Dibayar Pakai Dana BOS


					H.Aidy Furqan Perbesar

H.Aidy Furqan

MATARAM, DS – Kejelasan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk membayar honor guru non aparatur sipil negara (ASN) mulai ada titik terang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) NTB memperbolehkan pihak sekolah melakukan hal itu.

Kadis Dikbud NTB, H Aidy Furqan, mengatakan, pembayaran guru non ASN dari dana BOS berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 19 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 tahun 2020 tentang petunjuk teknis bantuan operasional sekolah reguler.

“Jadi enggak masalah pembayaran guru non ASN atau dikenal guru honor melalui dana BOS. Teknisnya, pihak sekolah tinggal menyesuaikan pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI,” ujar Aidy menjawab wartawan di hubungi dari Mataram, Minggu (26/4).

Menurut dia, dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 20 tahun 2020 tentang Perubahan atas peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 13 tahun 2020 tentang Petunjuk teknis dana alokasi khusus non fisik juga diatur adanya bantuan operasional penyelenggaraan pendidikan anak usia dini dan pendidikan kesetaraan tahun anggaran 2020.

“Kami juga sudah bersurat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB Nomor: 913/7066.UM/Dikbud tentang Pembayaran Guru non ASN dari dana BOS,” ucap Furqan.

Peraturan Menteri Pendidian dan Kebudayaan RI nomor 15 tahun 2018 tentang Pemenuhan beban kerja guru, Kepala Sekolah, dan pengawas sekolah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI no 087/sipres/A6/IV/2020 tanggal 15 April 2020 dan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat nomor 441/1502. UM/Dikbud perihal Pencegahan penyebaran COVID-19 di Lingkungan Dinas Dikbud Provinsi NTB.

Furqan menjelaskan, pembayaran dana BOS kepada guru non ASN sesuai Permendikbud Nomor 19 tahun 2020 pasal 9 A ayat (3) diberikan kepada guru yang berstatus bukan ASN dan harus memenuhi sejumlah persyaratan. Antara lainnya, seperti tercatat pada Dapodik per tanggal 31 Desember 2019, belum mendapatkan tunjangan profesi dan memenuhi beban mengajar termasuk mengajar dari rumah dalam masa penetapan status kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19 oleh Pemerintah Pusat.

“Untuk ketentuan dalam pembayaran honor dari dana BOS yaitu setiap guru wajib membuat laporan progres pelaksanaan pembelajaran baik melalui daring atau bentuk layanan pembelajaran tainnya. Kemudian besaran honor yang dibayarkan dari dana BOS, maksimal setara dengan besaran honor yang dibayarkan dari jasa jam mengajar (JJM) pemerintah provinsi NTB,” jelas Furqan.

Ia menambahkan, pelaksanaan pembimbingan oleh guru bimbingan dan konseling atau guru teknologi informasi dan komunikasi dengan membimbing paling sedikit satu rombongan belajar. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 237 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ikatan Alumni SMAN 1 Pinggabaya Dikukuhkan

20 November 2022 - 09:21 WITA

STP Mataram Sertifiksi Kompetensi Mahasiswa

15 November 2022 - 20:10 WITA

ITS Berikan Beasiswa kepada Siswa NTB, Begini Respon Gubernur

22 Oktober 2022 - 14:04 WITA

Sebanyak 813 Siswa SMA/SMK Ikuti Tryout ITS

21 Oktober 2022 - 07:09 WITA

Pemprov NTB Kirim 1000 Pemuda Studi ke Luar Negeri, Gubernur Kenalkan Program Beasiswa kepada Mahasiswa STKIP YAPIS Dompu

19 Oktober 2022 - 18:52 WITA

LPPM UGR Ruh Para Dosen, Hibah Dikti Perlu Ide Kreatif

17 Oktober 2022 - 18:28 WITA

Trending di Pendidikan