Berbagi Berita Merangkai Cerita

DikawaL Ribuan Simpatisan, Pasangan Najmul-Suardi Resmi Daftar ke KPU KLU

58

KLU, DS-Hari pertama dibukanya pendaftaran oleh KPU Kabupaten Lombok Utara (KLU), pasangan calon (paslon) bupati Dr. H. Najmul Akhyar, SH.MH., dan Drs. H. Suardi, MH., menjadi pendaftar pertama, Jumat (4/9).

Pendaftaran bakal calon untuk menjadi calon dikawal ribuan simpatisan dan pantai pengusul. Selain itu para petinggi partai pengusul turut hadir dalam pendftaran tersebut.

Paket NaDi yang datang bersama semua ketua parpol pengusul sekitar pukul 15:00 WiTA hingga pukul 19:00 WITA belum rampung diplenokan oleh KPU menyusul aturan PKPU 10 tahun 2020 berkas pencalonan sistem aplikasi pencalonan (silon) dikirim langsung ke Pusat.

Ketua tim koalisi partai pengusul pemenangan Najmul-Suardi, Fajar Martha menyebutkan pasangan Najmul-Suardi atau paket NaDi diusul oleh 6 partai dan total kursi di DPRD sebanyak 18 kursi yakni Demokrat dengan 4 kursi, PAN dengan 4 kursi, Nasdem sebanyak 2 kursi, PPP juga 2 kursi, Golkar sebanyak 4 kursi dan PBB sebanyak 2 kursi. Dan 1 partai pendukung yakni partai Hanura dan Gelora. Hanura tidak memilki kursi di parlemen namun menjadi pendukung paket NaDi di pemilukada 9 Desember 2020.

Menurutnya, proses pemberkasan saat pendaftaran dengan sistem aturan yang baru sekarang ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Tidak seperti pemilu sebelumnya, paslon datang menyerahkan berkas persyaratan saja, sekarang harus dilengkapi dihari itu juga.

“KPU harus memplenokan hari itu juga sehingga membutuhkan waktu cukup lama. Hingga silon berkas syarat calon dan pencalonan dianggap lengkap untuk kemudian diplenokan,”jelasnya.

Dikatakannya, sistem yang sekarang ini lebih digit dan banyak mekanismenya. Contohnya persyratan calon dan persyaratan pencalonan harus terpenuhi hari itu juga. Apabila salah satu tidak terpenuhi maka tidak bisa memenuhi syarat. Sehingga semua syarat pada saat pendaftaran harus ada.

Melihat hasil verifikasinya, kata Fajar, tidak ada persoalan ataupun kekurangan baik itu persyratan calon ataupun persyaratan pencalonan. Semua sudah lengkap dan 18 kursi di parlemen hadir bersama ketua dan sekretaris partai masing-masing.

“Kalau Hanura dan Gelora menjadi partai pendukung karena tidak tercatat didalam BC1 KWK nya maka tetap dianggap partai pendukung,” tandasnya.man

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.