Berbagi Berita Merangkai Cerita

Dibantu BPN NTB, Sebanyak 529 Aset PLN Disertifikatkan

22

FOTO. PLH Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi, Zaky Adikta menyerahkan bantuan sarana prasarana pada Kepala Kantor ATR/BPN Provinsi NTB Slameto Dwi Martono di kantor pertanahan ATR/BPN Provinsi NTB di Jalan Pendidikan, Kota Mataram. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – PLN UIP Nusra bersama ATR/BPN Provinsi NTB terus bersinergi dalam sertifikasi aset yang dimiliki PLN. Tercatat, pada tahun 2021, PLN telah menerima sebanyak 529 sertifikat terhadap asset yang tersebar di seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi NTB dengan nilai aset mencapai Rp 35 miliar.

Sebagai apresiasi, dalam upaya menunjang kegiatan bagi ATR/BPN untuk proses sertifikasi, PLN memberikan bantuan sarana prasarana kepada ATR/BPN Provinsi NTB. Berupa, sarana kerja seperti PC dan printer sebanyak 33 unit.

Bantuan sarana prasarana ini nantinya akan di sebarkan merata kepada seluruh kantor pertanahan yang ada di kabupaten/kota yang ada di provinsi NTB.

Apresiasi ini disampaikan secara simbolik oleh PLH Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi, Zaky Adikta kepada Kepala Kantor ATR/BPN Provinsi NTB Slameto Dwi Martono di kantor pertanahan ATR/BPN Provinsi NTB di Jalan Pendidikan, Kota Mataram.

“Kegiatan ini, merupakan apresiasi dan pengakuan atas komitmen yang profesional dari PLN terhadap ATR/BPN Provinsi NTB, atas kerja sama dan sinergi yang telah terjalin sampai dengan saat ini. PLN UIP Nusra memiliki kurang lebih 4 ribu persil bidang tanah yang harus dilegalkan dan disertifikasi sebagai aset milik negara yang dipercayakan kepada PLN dan itu tersebar di Provinsi NTB dan NTT,” jelas Zaky, Rabu (22/12).

Zaky juga menambahkan bahwa PLN UIP Nusra masih terus berkomitmen untuk melakukan sertifikasi terhadap asset – asset perusahaan, dengan target pada tahun 2021 ini saja berjumlah 1100 sertifikat di dua provinsi, yakni NTB dan NTT.

Sementara itu, Kepala kantor ATR/BPN NTB Slameto Dwi Martono mengatakan, bahwa, pergerakan tim ATR/BPN dikantor – kantor pertanahan kabupaten/kota sudah sangat sinergi dengan tim PLN.

“Apabila tim di lapangan menemukan kendala, respon yang sangat baik ditunjukan oleh tim PLN, dan dapat direspon baik juga oleh tim kami di daerah,” kata Slameto.

Sebelumnya, PLN dan Kementerian ATR/BPN melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman pada tanggal 12 November 2019 yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama seluruh Kepala Kantor Pertanahan Wilayah Kementerian ATR/BPN bersama dengan General Manager Unit Induk PLN pada tanggal 27 November 2019 lalu.

“Terima kasih kami sampaikan atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada PLN, baik dalam proses pengadaan tanah, pendaftaran tanah penyelesaian sengketa tanah, juga dukungan ATR/BPN terhadapan proyek strategis nasional PLN, dan tentunya proses pengamanan asset PLN yang sejauh ini berjalan dengan baik,” tandas Zaky. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.