Berbagi Berita Merangkai Cerita

Di Masjid Hubbul Wathan IC, Gubernur Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

0 6

MATARAM,DS-Usai melaksanakan shalat Jum’at (14/4), Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Muhammad Zainul Majdi, memberikan keterangan kepada jamaah masjid Hubbul Wathan Islamic Center (IC) agar tidak terprovokasi terkait peristiwa yang menimpanya di Bandara Changi, Singapura, Minggu (9/4) lalu.

Gubernur dihina dengan kata-kata kasar saat bersama istrinya tengah antre di counter Batik Air di Bandara Changi ketika TGB hendak bertolak menuju Jakarta.

Muncul seseorang berinisial SHS melontarkan protes karena merasa antre lebih dulu. Si pria keturunan Tionghoa itu menduga TGB langsung masuk ke antrean untuk mendahuluinya. Hal itulah yang membuat SHS melontarkan kata-kata hinaan dengan sebutan “TIKO” (tikus kotor). Mengerti arti TIKO, TGB melaporkannya kepada polisi sesampai di bandara Jakarta.

TGB dalam keterangan singkatnya dengan nada lembut mengatakan bahwa dirinya sebagai muslim harus memaafkan menyusul permintaan maaf SHS. Di sisi lain ia meminta masyarakat tidak terprovokasi. Ia menialai bahwa dibalik peristiwa itu, Allah SWT senantiasa adil.

Menyusul peristiwa yang menimpa TGB, Aliansi Umat Islam NTB sempat mengajak kepada umat Islam di NTB untuk berkumpul di Islamic Center seusai shalat Jum’at untuk bersama-sama menyatakan sikap keberatan terkait dengan penghinaan yang dialami oleh ulama’ sekaligus umara’ di NTB itu.

“ini soal marwah dan kewibawaan pemimpin kita apalagi beliau seorang Ulama, boleh beliau memaafkan pelaku tetapi tetap harus diproses hukum dan kita tidak boleh tinggal diam,” kata Deddy AZ, Ketua AUI NTB, kepada wartawan.

Peristiwa yang dialami orang nomor satu di NTB itu hingga kini masih menjadi perbincangan masyarakat. Sebagian besar menunjukkan kemarahannya kepada SHS dan meminta tindakan rasis tersebut diproses hukum. r.rabbah

Leave A Reply