Berbagi Berita Merangkai Cerita

Dewan Minta Pemda Pangkas Sistem Rujukan Berjenjang di RS Lotim

24

Badran Achsyid, Wakil Ketua DPRD Lotim

SELONG, DS – Wakil Ketua DPRD Lombok Timur, Badran Achsyid meminta agar sistem rujukan dari Puskesmas ke Rumah Sakit (RS) dapat dipangkas. Karena selama ini sistem rujukan masih dari Puskesmas ke RS type C tidak bisa ke RS type B.

Padahal masyarakat banyak berdomisili dekat dari RSUD Soedjono Selong yang type B, namun harus ke RS Lombok Timur di Labuhan Haji yang bertype C. Sedangkan RS Swasta type C daya tampungnya sangat rendah.

“Masyarakat berkeinginan langsung saja rujukan dari Puskesmas ke RSUD Selong,” ungkapnya.

Seharusnya birokrasi ini dapat dipangkas untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Ia pun mencontohkan RS Kota Mataram yang berhasil memangkas birokrasi sistem Rujukan. Sehingga masyarakat Mataram bisa langsung dirujuk dari Puskesmas ke RS Kota Mataram yang bertype B.

“Perlu belajar ke Mataram, bagaimana cara ngelobi. Supaya tidak ada lagi istilah rujukan berjenjang itu,” tegasnya.

Jika selama ini alasan tidak bisa memangkas sistem rujukan berjenjang, nyatanya Mataram mampu menghapus sistem itu. Padahal Peraturan Menteri yang digunakan sebagai landasan hukum tidak berbeda.

“RS ini dibuat kan untuk kepentingan masyarakat. Sekarang, tinggal bagaimana terobosan kita yang ada di Lombok Timur,” ucapnya.

Penambahan RS di Lombok Timur juga sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan pelayanan Kesehatan. Masih mengacu ke Kota Mataram, ia menyebutkan ada 13 RS type C di kota Mataram untuk memberikan pelayan kesehatan.

Padahal, luas wilayah dan jumlah penduduknya jauh dibawah Kabupaten Lombok Timur. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.