Desa Lenek akan Gelar Festival Ngejot

SUARDI, S. Ag. Kades Lenek.

Selong, DS-Desa Lenek akan menggelar sejumlah kegiatan serangkaian Idul Fitri. Beberapa acara diantaranya Festrival Ngejot, Pawai Obor dan Takbiran.

Kades Lenek, Kecamatan Lenek, Lombok Timur (Lotim), Suardi, S.Ag., Senin (25/04/2022) di ruang kerjanya menyampaikan terkait dengan rencana dalam menyambut Idul Fitri 1443 Hijriyah.

Kata Suardi, acara tersebut dilaksanakan H-1 Idul Fitri dan malam Idul Fitri. “Untuk Festival Ngejot dilaksanakan sore hari H-1 dan Pawai Obor disertai Takbiran pada malam hari (ba’da Isya),” katanya seraya menambahkan acaara rencananya dihadiri Gubernur NTB (sekaligus membuka acara), Bupati Lotim, Kadir Pariwisata (Provinsi dan Kabupatren), Kadis Dikbud (Provinsi dan Kabupaten) dan undangan lainnya.

Suardi menjelaskan, Ngejot merupakan tradisi yang bernilai ukhuwah islamiah, silaturrahmi, saling peduli dan semangat berbagi. Kata dia, simbol budaya Ngejot itu adalah Dulang yang dibawa oleh ribuan Ibu rumah tangga. Menurutnya Ngejot memiliki makna filosofi kehidupan yang memuat Beduoang, Bejangjo dan Betanjak.

“Acara dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Lenek, melibatkan tokoh adat, tokoh agama,, dan unsur pemerintah dari 2 desa yaitu Desa Lenek dan Desa Lenek.Pesiraman,” terang Suardi, sembari menambahkan bahwa, jumlah Dulang sebagai simbul Ngejot terus hertambah tiap tahunnya.

“Jumlah Dulang dengan sajian berupa nasi dan lauk pauk, jajanan, sayuran buah untuk tahun 1443 H ini diperkiraan lebih dari 1500 atau bisa jadi 2000 Dulang,” imbuhnya.

Sementara itu, Radena Zabit, Sekdes Lenek juga menyampaikan bahwa, untuk tahun ini akan ada Pawai Obor dan Takbiran pada malam Hari Raya Idul Fitri.

“Ya, insyaallah selain dari Festival Ngejot juga ada Pawai Obor dan Takbiran,” kata Radena Zabit (Kusmiardi)

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.