Berbagi Berita Merangkai Cerita

Desa Kembang Kerang, Penyangga Destinasi Wisata Lotim

160

Tembolak (Tudungj Saji) penutup Dulang Banjar yangj berisi ragam sajian dari warga masyarakat Desa Kembang Kerang, Kecamatan Aikmel, Lotim (Foto : Dokumen Desa Kembang Kerang)

SELONG, DS – Desa Kembang Kerang Kecamatan Aikmel Lombok Timur (Lotim) memiliki sumber daya (SDA dan SDM) yang sangat potensial dalam akselerasi pembangunan. Sumber daya alam yang melimpah berupa sungai, mata air, dan pertanian.

Potensi ini kemudian dibidik oleh Kepala Desa Kembang Kerang dalam melakukan penataan dari berbagai aspek pembangunan infrastruktur, pemanfaatan dan pemberdayaan masyarakat dengan ragam produk kearifan lokal setempat.

Beberapa produk lokal karya masyarakat Desa Kembang Kerang adalah kerajinan tembolak (tudung saji) yang banyak mewarnai aktivitas penting dalam setiap pembangunan dan gotong royong. Di sana akan hadir Dulang Banjar dengan tudung saji (tembolak) yang berwarna merah sebagai penutupnta. Terdapat pula kuliner dodol tomat, gule gaet penting mandolin, dan produk seni-budaya lainnya.

Kades Kembang Kerang, Yahya Putra, S.Pd., Kamis (26/08/2021) yang didampingi Ketua Pokdarwis Ahlurur Jari dan Ketua Bumdes Kembang Kerang, menyampaikan terkait dengan potensi desa yang dpimpinnya. Kata dia, pihaknya siap dengan pemanfaatan dan pemberdayaan potensi sumber daya serta menumbuh kembangkan potensi produk-produk kearifan lokal.

Yahya Putra, S.Pd., Kades Kembang Kerang

Menurutnya, wilayah yang dipimpinnya merupakan alternatif lintas utama para wisatawan start dari Aikmel menuju Destinasi Wisata Sembalun. “Karena itu, Desà Kembang Kerang siap sebagai penyangga destinasi wisata Lotim dengan menawarkan produk kuliner, oleh-oleh, dan alam yang mempesona,” kata Kades yang juga sempat sebagai narasumber Nasional Perdes Perlindungan Perempuan dan Anak ini.

Menurut Yahya Putra, sebagai penyangga untuk kuat kokohnya destinasi wisata, pihaknya telah melakukan pertemuan secara intens dengan Ketua Bumdes dan Ketua Pokdarwis Ahlurur Jari Desa Kembang Kerang.

“Pemdes Kembang Kerang, Bumdes, dan Pokdarwis Ahlurur Jari sudah memiliki garis planning untuk pengelolaan dan pengembangan potensi sumber daya setempat,” kata alumni FKIP Prodi PKN UMM Mataram, 2016 ini.

M.Kamarudin selaku Ketua Bumdes Kembang Kerang, menyampaikan, sampai saat ini Bumdes yang di bawah manajemennya berjalan dengan baik dan lancar, sesuai dengan perencanaan. “Alhamdulillah sampai saat ini Bumdes Kembang Kerang eksis dengan mengelola bidang usaha : Pamdes, Bank Sampah, Bumdes Mart, LKM Syari’ah, dan Wisata,” katanya.

Sementara itu, Oktomi Harja, M.Par., Ketua Pokdarwis Ahlurur Jari Desa Kembang Kerang juga menyampaikan langkah-langkah strategis dalam membangun dan mengembangkan kedepan Pokdarwis Ahlurur Jari yang dipimpinnya itu. Pihaknya saat ini sedang menata Pokdarwis yang dikukuhkan pada tanggal 23 September 2019 itu dan mendata produk-produk lokal yang menyasar di seantero Desa Kembang Kerang.

“Kami dari Pokdarwis Ahlurur Jari saat ini sedang menata, mendata potensi untuk menyusun master plan pengembangan potensi dengan melibatkan personal Pokdarwis di masing-masing Dusun-RT se antero Dusun Desa Kembang Kerang,” ujar salah seorang Dosen di STP (Sekolah Tinggi Pariwisata) Mataram ini (Kus).

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.