Berbagi Berita Merangkai Cerita

Deklarasi Dukung Paslon Lain, Gerindra KLU Usulkan Pemberhentian Lima Kader

165

MATARAM, DS – DPC Partai Gerindra Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengusulkan pemberhentian lima orang kadernya yang terindikasi mendukung diluar pasangan calon (paslon) H Djohan Sjamsudan Dany Ridawan (Djoda-Akbar) yang di rekomendasikan DPP Gerindra di Pilkada (KLU).

“Usulan pemberhentian dari status anggota partai sudah kami sampaikan ke DPD provinsi untuk dilanjutkan ke DPP Partai Gerindra melalui surat. Kami juga menjelaskan kondisinya disertai data pendukung,” kata Ketua DPC Partai Gerindra KLU, Sudirsah Sujanto pada wartawan, Selasa (3/11).

Anggota DPRD NTB itu mengaku sedari awal sudah mengingatkan para kader tersebut terkait pengamanan pada SK DPP yang ditandatangani oleh Ketua Umum Prabowo Subianto dan Sekjen Ahmad Muzani untuk mendukung paslon Djoda-Akbar.

Menurut Sudirsah, awalnya pihaknya masih memberikan toleransi pada para kader tersebut. Namun lantaran telah ada deklarasi yang dilakukan mengatasnamalan Wabup KLU Syarifuddin untuk mendukung paslon Najmul-Suardi (Nadi), maka tentu partai harus bersikap tegas.

Sebab, Partai Gerindra merupakan partai komando. Yakni, jika partai sudah menentukan arah dukungannya di Pilkada, maka kader partai wajib mengamankan kebijakan partai.

“Kalau sudah enggak sejalan. Silahkan angkat kaki dari Gerindra, ingat siapapun kader yang tak loyal sudah jelas sangsi di AD/ART partai adalah pemecatan. Dan ini berlaku pada lima orang kader tersebut,” tegasnya.

Terkait status Wabup KLU yang kini menjabat Pjs bupati setempat. Diungkapkan Sudirsah, pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Karena lima orang kader ini ngakunya adalah loyalis Pak Wabup yang tidak terpilih oleh DPP saat seleksi penjaringan calon kepala daerah. Tentu, kami masih melakukan pengkajian terkait keterlibatan pak Wabup dalam prosesi deklarasi dukungan bukan pada paslon yang direkomendasikan oleh DPP tersebut,” tandasnya.

“Tim masih bekerja melakukan investigasi dan penulusuran. Tapi sesuai arahan Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, H Bambang Kristiono, maka kami telah diinstruksikan wajib loyal dan mengamankan kebijakan partai. Untuk itu, di KLU, kami siap lahir dan bathin untuk memenangkan paslon Djoda-Akbar,” sambung Sudirsah Sujanto. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.