Menu

Mode Gelap

Dinamika · 26 Sep 2021 21:23 WITA ·

Debat Lucu Babinsa di Lombok Ajak Seorang Nenek Ikut Vaksin, Tak Mau Disuntik Pakai Jarum Besar


					Debat Lucu Babinsa di Lombok Ajak Seorang Nenek Ikut Vaksin, Tak Mau Disuntik Pakai Jarum Besar Perbesar

Beginilah suasana sebat lucu Babinsa yang mengajak seorang nenek ikut vaksin.

Lombok Tengah, DS- Babinsa Komando Rayon Militer (Koramil) 1620-07/Batukliang melakukan debat lucu dengan seorang nenek di Dusun Beneng Desa Tampak Siring, Kecamatan Batukliang Utara (BKU), Lombok Tengah, Minggu (26/9/21). Babinsa mengajak sang nenek ikut melaksanakan suntik vaksin.

Debat antara Babinsa Serka Lalu Ahadi dengan nenek Jumidah 75 (th) yang merupakan warga binaannya di Desa Tampak Siring berlangsung sekira satu menit.

Hal itu bermula ketika Serka Lalu Ahadi menanyakan kepada nenek tersebut agar tidak takut disuntik. “Nenek harus disuntik vaksin agar memiliki kekebalan tubuh terhadap virus corona,” demikian kata Babinsa merayu.

Tetapi sang nenek seolah enggan dengan ajakan itu.

“Terus kenapa nenek tidak mau ikut disuntik vaksin, berarti nenek sengaja ya membuat capek Babinsa dong,” ujar Lalu Ahadi kepada nenek Jumidah sambil guyon.

Menurut Lalu Ahadi, tipe orang baik perempuan maupun laki laki bermacam macam, ada yang sifatnya takut, gemetar dan sengaja tidak mau disuntik jarum untuk divaksin. Namun demikian, masyarakat kebanyakan takut karena jarum suntik dan bukan karena takut divaksin. Karena itu, Babinsa terus melakukan pendekatan.

“Jadi kalau begitu, bagaimanapun alasannya nenek wajib harus disuntik vaksin,” jelas Ahadi saat debat lucu dengan nenek Jumidah.

Sementara itu, nenek Jumidah 75 (th) mengatakan dari pagi orang-orang di lingkungannya sudah menghilang dengan membawa bekal ke kebun untuk mengindari disuntik. Alasannya menghindari suntik vaksin.

“Saya juga begitu tidak mau disuntik vaksin karena saya tidak ada tujuan mau ke mana, entah ke jakarta atau keluar kota,” cetus sang nenek kepada Babinsa membela diri seolah-olah yang divaksin hanya berlaku bagi mereka yang hendak bepergian.

Dibalik itu, aeakan menyadari bahwa vaksin itu penting, sang nenek kemudian melanjutkan.

“Namun kalau saya disuntik jangan menggunakan jarum yang besar karena saya takut, tapi kalau jarumnya kecil saya mau disuntik vaksin,” terang nenek Jumidah.

Komandan Kodim 1620/Loteng, Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan S.IP., membenarkan apa yang dilakukkan pihaknya dalam hal ini Babinsa yang sempat debat terkesan lucu dengan seorang nenek lantaran diajak untuk ikut disuntik vaksin.

“Memang itu merupakan cara Babinsa di desanya untuk melakukan pendekatan terhadap warga binaan agar program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah berjalan sesuai rencana,” terang Letkol I Putu Tangkas.

“Bukan kali ini saja debat yang dilakukkan babinsa dengan warga binaannya untuk mengajak ikut vaksin namun sering, akan tetapi itu semua demi kesehatan masyarakat untuk menjaga kekebalan tubuh terhadap ancaman virus corona,” pungkas Dandim.hm

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Acara Molor Satu Jam, Danrem Kritik Pengurus PW GMNU NTB Soal Kedisiplinan

22 Mei 2022 - 06:32 WITA

Sayembara Buat Tagline Bibit Unggul NTB, Berhadiah Menarik

21 Mei 2022 - 15:32 WITA

Penjualan Listrik Meningkat, PLN : Tanda Ekonomi Bangkit

21 Mei 2022 - 06:48 WITA

Tekan Emisi Karbon, Co Firing PLTU di Sumbawa Hasilkan 300 MWh Per Bulan

20 Mei 2022 - 17:34 WITA

Desa Menggala Siap Gelar “Gawe Gubuk”

19 Mei 2022 - 19:11 WITA

Tak Ada Pemberian Gelar Wali Paer ke Gubernur, MAS : Acara Adat Untuk Kukuhkan Ketua ASLI

18 Mei 2022 - 17:52 WITA

Trending di Dinamika