Berbagi Berita Merangkai Cerita

Danrem Hadiahi Babinsa Umrah yang Bangun  Huntap Tercepat 

0 12

MATARAM, DS – Danrem 162 Wirabhakti Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, menargetkan, proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa berupa pembangunan rumah warga terdampak gempa untas sebelum April 2018. Oleh karena itu, Danrem meminta jajarannya, khususnya Babinsa agar serius dan tidak main-main dalam melaksanakan pembangunan rumah itu, sehingga warga bisa nyaman dan aman kembali ke rumahnya

“Pembangunan rumah menjadi atensi khusus dari pemerintah pusat. Jadi, kita butuh orang yang serius bekerja dan tidak leye-leye. Arahan saya ini bukan intimidasi, tapi target agar bisa pembangunanya cepat selesai,” ujar Danrem disela-sela silaturahmi dan pelepasan Umroh pada Babinsa teladan di masjid Al-Mutaqien, Komplek Korem di Mataram, Rabu (23/1).

Danrem menegaskan, agar progres pembangunan hunian tetap (Huntap) selesai pada waktunya maka dirinya akan berkeliling langsung dan tidur di seluruh Koramil yang wilayahnya terdampak gempa.

Kata Rizal, pengerjaan pembangunan huntap cukup berat dan tidak semudah yang dibayangkan. Sebab, rumah terdampak gempa yang terkatagori rusak sedang dan ringan berjumlah sebanyak 14 ribu rumah saat ini. Apalagi, lanjut dia, rumah bantuan yang dibangun harus rumah dengan model tahan gempa.

“Wajarlah, kalau saya kasih bonus umroh dan lombakan setiap Babinsa yang bekerja cepat menuntaskan pembangunan huntapnya. Ini bagian saya mentriger jajaran TNI, termasuk PNS di Korem agar tidak main-main pada proses rekonstruksi dan rehabilitasi pasca gempa saat ini,” tegas Danrem.

Semenjak memperoleh mandat selaku Satgas Rekonstruksi dan Rehabilitasi di NTB, Danrem menjelaskan, pihaknya sudah melibatkan 500 Babinsa sebagai fasilitator untuk mempercepat pembangunan rumah terdampak gempa itu.

Bahkan, Babinsa itu telah diapel siagakan pada Operasi Teritorial (Opster) pada awal Januari lalu.  Selain itu, para Dandim pun telah diminta untuk fokus menyukseskan dan melakukan pengawasan terhadap kinerja Babinsa di wilayahnya.

“Pokoknya, sebelum Pilpres harus tuntas, saya minta Babinsa harus sungguh-sungguh, karena ada intensif menjadi fasilitator, yakni akan memperoleh dana minimal Rp 3 juta per bulannya, untuk menstimulan kinerja di lapangan,” jelas Ahmad Rizal Ramdhani.

“Kalau untuk Dandim juga akan saya pantau. Mereka telah saya peringatkan, yakni ada bendera merah dan tengkorak. Ini adalah bagian pada tugas dan tanggung jawabnya,” tambah Danrem. RUL.

Leave A Reply