Menu

Mode Gelap

Pemerintah · 26 Sep 2018 05:23 WITA ·

Dana Rehabilitasi Rumah Belum Cair, Walikota Mataram Ingatkan Janji Pusat


					Walikota H. Ahyar Abduh Perbesar

Walikota H. Ahyar Abduh

MATARAM, DS –  Sejumlah bupati/walikota yang terdampak gempa bumi mengharapkan dana bantuan stimulan dari pemerintah pusat untuk pembangunan rumah warga terdampak gempa bisa segera terealisasi. Kondisi ini disuarakan Walikota Mataram H. Ahyar Abduh.

Menurutnya, kendati wilayahnya tidak separah yang dialami Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, dan Lombok Timur pada musibah gempa bumi pada awal Agustus lalu, Kota Mataram juga terdampak gempa dengan kerusakan rumah warga mencapai 4.446 rumah, sembilan meninggal dunia, dan 63 warga mengalami luka-luka.

“Ya saya maunya cepat, ini sudah lebih sebulan. Semua sudah kita inventarisir dan laporkan, mudah-mudahan ada bantuan dari Pemerintah Pusat,” ujar Ahyar menjawab wartawan.

Walikota mengatakan penanganan pascagempa harus jadi perhatian dan prioritas yang mendesak mengingat masih banyak warga yang tinggal di tenda pengungsian.

Mengingat belum cairnya dana bantuan rumah dari Pemerintah Pusat, Pemkot Mataram mengambil kebijakan membangunkan hunian sementara (huntara) dengan nama rumah singgah untuk warga terdampak gempa.

“Saya tidak bisa menunggu Pemerintah Pusat, jadi mana kebijakan yang bisa saya lakukan, saya lakukan, misal saya sudah lakukan pembersihan di rumah terdampak, sudah bersih dan bangunkan rumah singgah sebagai rumah sederhana karena kita khawatir pada musim hujan ini,” tegas Ahyar.

Ia menyebutkan, dana rumah singgah diambil dari dana bantuan yang diberikan para donatur dan pemda lain untuk Mataram dengan menggunakan bahan baku seperti bambu dan terpal. Pembangunan rumah singgah akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal, Pemkot Mataram memprioritaskan pembagunan rumah singgah kepada 1.600 rumah warga yang mengalami rusak berat karena gempa.

“Ini sambil menunggu dana dari pusat yang senilai Rp 50 juta sudah bisa masuk rekening dan bisa kita eksekusi. (Rumah singgah) ya sederhana yang penting warga bisa nyaman sementara kita menunggu bantuan pemerintah pusat,” tandas Ahyar Abduh. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Raih Opini WTP Kesebelas untuk Masyarakat NTB

20 Mei 2022 - 17:49 WITA

Banyak yang Melakukan Sesuatu Tanpa Data Jelas

18 Mei 2022 - 16:36 WITA

Parade Defile Meriahkan Pembukaan Latsitarda Nusantara XLll Tahun 2022

14 Mei 2022 - 21:48 WITA

Keberagaman NTB Bekal Penting Bagi Peserta Latsitarda Nusantara ke-42

14 Mei 2022 - 19:29 WITA

Wagub Ajak Peserta Latsitardanus Berbaur dengan Masyarakat

11 Mei 2022 - 20:10 WITA

Jembatan Putus di Pemoles Segera Dibenahi, Gubernur Zul : Mindset Pejabat Kita Ubah

9 Mei 2022 - 18:01 WITA

Trending di Pemerintah