Berbagi Berita Merangkai Cerita

Dana Pajak Rokok NTB Diputar Talangi Premi Warga KLU

0 13

MATARAM, DS – Pemprov NTB merencanakan tambahan dana sebesar Rp 21 miliar yang diterima dari pajak rokok dialokasikan untuk membiayai warga miskin yang belum terdaftar sebagai peserta program jaminan kesehatan nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Kepala Dinas Kesehatan NTB, Nurhandini Eka Dewi, mengatakan dana senilai Rp 21 miliar tersebut dialokasikan ke provinsi dan juga kabupaten/kota yang ada di NTB. Oleh karena itu, pihaknya meminta pemda kabupaten dan kota di NTB untuk berkoordinasi dengan dinas sosial terkait daftar warga yang memenuhi persyaratan tersebut.

“Kalau untuk yang di provinsi, dana itu kita gunakan untuk membantu iuran premi para peserta BPJS yang berasal dari Kabupaten Lombok Utara dengan total sebanyak 48 ribu warga Lombok Utara,” ujar Eka menjawab wartawan di Mataram, Jumat (11/1).

Menurut Eka, sebanyak 48 ribu warga Lombok Utara yang sudah mempunyai kartu BPJS terancam tidak bisa membayar iuran premi lantaran dampak gempa yang terjadi pada pertengahan tahun lalu.

“Sehingga, kami bantu bayarkan lewat dana itu, karena kita tahu Lombok Utara sedang tidak berdaya saat ini,” kata dia.

Eka menyebutkan, dana tambahan dari pajak rokok bisa mendaftarkan sekitar 30 ribu peserta baru yang berasal dari seluruh NTB. Dinas Kesehatan NTB juga memberikan alokasi khusus untuk 4.500 bayi yang baru lahir untuk menjadi peserta JKN.

“Di NTB sendiri sampai saat ini, dari total 5,2 juta penduduk, 75 persen di antaranya atau 3,1 juta telah terdaftar BPJS,” jelasnya.RUL.

Leave A Reply