Menu

Mode Gelap

Lombok Timur · 24 Apr 2022 00:03 WITA ·

CINTA AL -QUR’AN SADAQAH, DAN KEPEDULIAN


					Malam Nuzulul Qur'an di Masjid Jamiq Baiturrahman Apitaik Kecamatan Pringjgjabaya Lotim (Foto : Kusmiardi,) Perbesar

Malam Nuzulul Qur'an di Masjid Jamiq Baiturrahman Apitaik Kecamatan Pringjgjabaya Lotim (Foto : Kusmiardi,)

SELONG, DS – Bertempat di Masjid Jamiq Baiturrahman Apitaik, Kecamatan Pringgabaya, Jum’at (22/04/2022) atau bertepatan dengan Jum’at ba’da Shalat Tarawih 21 Ramadhan 1443 H., berlangsung malam Nuzulul Qur’an.

Uraian Nuzulul Qur’an disampaikan oleh TGH. Abdul Ma’ad Mukmin, Lc., Pimpinan Pondok Pesantren Datussalam Banjar Manis, Desa Anjani, Kecamatan Suraaga Lombok Timur (Lotim).

Abdul Ma’ad Mukmin memaparkan cinta Al – Qur’an yang ditunjukkan dengan sering membacanya akan memberi syafaat di hari kemudian. Semua makhluk pada sat di Padang Mahsyar tampil sesuai dengan amal perbuatannya selama masih hidup di dunia.

Menurutnya, cinta Al-Qur’an, Sadaqah dan peduli terhadap sesama akan membawa kebaikan dan dapat mendatangkan berat timbangan kebaikannya pada saat di Padang Mahsyar.

“Cinta Al Qur’an, bersadaqah, dan peduli terhadap sesama merupakan amalan yang dapat membantu pada saat hari pembalassn di Padang Mahsyar,” kata TGH. Abdul Ma’ad Mukmin di depat para jamaah Masjid Jamiq Baiturrahman Desa Apitaik.

Saat di Padang Mahsyar semua manusia tampil berdasarkan amal perbuatannya. Semakin banyak amal kebaikan yang sering dilakukan akan semakin baik penampilannya di Padang Mahsyar.

“Ada yang berjalan terseok’seok, ada yang keringatnya hingga menyentuh lehernya sehinga susah bernapas dikarenakan perbuatan didunia bergelimang dosa,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang jama’ah peserta Nuzulul Qur’an sangat mengapresiasi dilaksanakannya Peringatan Nuzulul Qur’an. Kata dia, kehadirannya saat Nuzulul Qur’an menambah wawasan keagamaan dan sebagai bekal jalan berbuat atau perbanyak amal ibadah.

“Alhamdulillah, Nuzulul Qur’an (Malman : Sasak) di kampung kita tetap menjadi tradisi yang dilaksanakan di Masjid, termasuk Masjid Jamiq Baiturrahman Desa Apitaik,” kata Muhamad Jalaludin, tokoh masyarakat Dusun Pernek, saat menikmati hidangan Dulang Banjar dari 3 Dusun di lingkungan Masjid Jamiq Bauturrahman Apitaik.

Kalau menengok ke belakang, pelaksanaan Nuzulul Qur’an di Masjid Jamiq Baiturrahman Desa Apitaik dilaksanakan 2 kali yaitu Malman selikur (21 Ramadhan) dan malman siwek likur (29 Ramadhan)Masyarakat di 3 kekadusan ( sekarang mekar menjadi 6 wilayah kekadusan).

Terpisah, Ketua PHBI Masjid Jamiq Baiturrahman Desa Apitaik bahwa, untuk tahun ini dilaksanakan satu kali yaitu pada tanggal 21 Ramadhan 1443 H.

“Untuk tahun ini dilaksanakan tanggal 21 Ramadhan 1443 H dan ditetapkan untuk tahun depan seterusnya dilaksanakan dengan istilah Malman Selikur Masjid Jamiq Bauturrahmann Desa Apitaik,” kata Suhardi, Ketua PHBI Masjid Jamiq Baiturrahman desa Apitaik (Kusmiardi).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KTT Bebaturan Siapkan Sapi untuk Hewan Kurban

3 Juli 2022 - 15:26 WITA

Dirangkaikan dengan Harganas, Car Free Day Bangun Komitmen Turunkan Stunting

3 Juli 2022 - 12:01 WITA

Pemukulan Bedug Warnai MTQ XXIX Provinsi di Selong

1 Juli 2022 - 20:11 WITA

MTQ Provinsi di Lotim, Semangat bagi Millenial Bumikan Al-Qur’an

29 Juni 2022 - 09:25 WITA

Pisah Sambut Ketua PN 1B Selong,Bupati Paparkan Diskusi tentang Tiga Macam Hakim

25 Juni 2022 - 11:02 WITA

Sebanyak 974 Mahasisswa Unram “Serbu” 95 Desa di Lotim

23 Juni 2022 - 14:31 WITA

Trending di Lombok Timur