Berbagi Berita Merangkai Cerita

Cek Kesiapan Pengawasan Pilkada 2020, Fritz Minta Panwasdi Mataram Tak Takut Intimidasi

12

FOTO. Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar (dua kanan) didampingi Ketua Bawaslu Kota Mataram, Hasan Basri (kanan0 saat meninjau kesiapan Bawaslu Kota Mataram menjadi Satker Murni, kemarin. (FOTO. HUMAS BAWASLU MATARAM/DS).

MATARAM, DS – Kesiapan Bawaslu Kota Mataram untuk mengawal perhelatan Pilkada Mataram 2020, terasa spesial. Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar datang langsung ke Mataram untuk melihat kesiapan infrastruktur jajaran dan sekretariat Bawaslu menjadi Satker Murni di Pilkada tahun ini, Sabtu (28/11).

Khusus di NTB, pembentukan Satker Murni yang ditunjuk Bawaslu RI ada dua wilayah. Yakni, Kota Mataram dan Lombok Tengah. Padahal, di NTB ada tujuh daerah yang menggelar Pilkada Serentak tahun ini.
Ketua Bawaslu Kota Mataram, Hasan Basri mengaku, pihaknya siap ditunjuk oleh Bawaslu RI menjadi salah satu Satker Murni di NTB. “Kita optimis ya, kemarin Korsek kita juga sudah melaksanakan seleksi kesiapan menjadi Kasek defenitif. Alhamdulilah, beliau lolos, dan tinggal menunggu waktu pelantikan saja,” kata Hasan dalam siaran tertulisnya.

Saat memberikan arahannya. Anggota Bawaslu RI Fritz Edward meminta jajaran pengawas di Kota Mataram agar tidak takut terhadap intimidasi siapapun dan oleh apapun. “Pokoknya, jangan ragu, jangan takut, terhadap intimidasi karena kita adalah pelaksana undang-undang,” ujar Fritz.

Fritz yang juga menjabat Kordiv Hukum Bawaslu RI mengingatkan terkait tiga aspek tugas yang harus dijalankan oleh Panwaslu. Yakni menjalankan kebijakan dan pengawasan pilkada di tahun 2020 sesuai dengan ketentuan UU. Kemudian, menulis fakta-fakta apa yang terjadi dilapangan.
“Dan, jika ada pelanggaran administratif, kode etik dan kebijakan harus segera dituntaskan dengan cepat,” kata Fritz Edward Siregar. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.