Berbagi Berita Merangkai Cerita

Cegah Varian Omicron, Pemkot Mataram Mulai Aktifkan Isoter

21

FOTO. Inilah Wisma Nusantara yang akan diaktifkan oleh Pemkot Mataram sebagai lokasi Isoter untuk mengantisipasi penyebaran varian Covid-19 baru, yakni Omicron. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Isolasi terpusat bagi pekerja migran Indonesia (PMI) atau warga negara asing (WNA) yang masuk ke Kota Mataram, akan mulai diberlakukan oleh Pemkot setempat untuk mencegah penyebaran varian baru Covid-19, Omicron yang kini tengah merebak di berbagai belahan dunia termasuk di ibukota Provinsi NTB.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Mataram, I Nyoman Swandiasa mengatakan, lokasi isolasi terpusat (Isoter) di wilayahnya, akan segera dibahas bersama Tim Satgas Covid-19 setempat.

Apalagi, berdasarkan informasi, penyebaran varian Covid-19 omicron lebih cepat dibandingkan varian delta. Oleh karenanya, Satgas harus mengambil langkah cepat dan tepat agar tidak ada temuan kasus.

Terlebih, lanjut dia, sudah ada tiga lokasi isolasi terpusat yang dimiliki Pemkot Mataram. Yakni Hotel Nutana, Fizz, dan Wisma Nusantara.

“Skenario kedatangan PMI hampir sama dengan skenario awal pandemi Covid-19. Hanya saja, dulu isolasi dilakukan selama 14 hari, sekarang menjadi tujuh hari,” ujar Swandiasa pada wartawan, Kamis (2/12).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram itu menyatakan, ketika kasus Covid-19 melandai, karantina bagi PMI dan warga negara asing hanya tiga hari. Namun jika merujuk edaran pemerintah pusat, maka penangananya naik lagi menjadi tujuh hari.

Hal itu, dilakukan sebagai bentuk langkah antisipasi pemerintah pusat mencegah masuknya varian Covid-19 baru tersebut.

“Pemerintah bahkan sudah mengambil tindakan pengawasan untuk masuknya PMI dan WNA melalui beberapa titik di antaranya dari Bali, Riau, Batam, dan Jakarta,” tegas Swandiasa.

Menurut dia, lantaran Kota Mataram telah ditetapkan sebagai salah satu pusat kegiatan nasional dan internasional di NTB. Tentunya, pengawasan maksimal agar tetap berada pada zona hijau Covid-19 akan terus dilakukan. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.