Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 6 Nov 2020 18:22 WITA ·

Cegah Perselisihan Penggunaan Air, Dandim Bima Ajak Masyarakat Bersihkan Dam Penampungan Air Bolo


					Cegah Perselisihan Penggunaan Air, Dandim Bima Ajak Masyarakat Bersihkan Dam Penampungan Air Bolo Perbesar

FOTO. Dandim 1608/Bima saat memimpin jalannya Karya Bakti bersama masyarakat Desa Bontokape, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal memimpin pelaksanaan Karya Bakti bersama masyarakat di Desa Bontokape, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Kamis (5/11). Kegiatan difokuskan membersihkan dam penampungan air serta saluran irigasi masyarakat yang tertimbun sampah dan lumpur akibat banjir di wilayah setempat.

Dandim mengaku, sengaja pihaknya berinisiatif mengajak masyarakat untuk bergotong royong membersihkan Dam penampungan air dan saluran irigasi di area persawahan setempat. Hal ini adalah upaya jajaran TNI untuk peduli terhadap kesulitan masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Gotong royong adalah ciri khas bangsa Indonesia yang bermanfaat sebagai sarana kebersamaan, persatuan dan tolong menolong serta untuk bersosialisasi sesama warga,” kata Dandim dalam siaran tertulisnya, Jumat (6/11).

Ia mengaku, kegiatan ini dihajatkan pihaknya untuk mencegah perselisihan yang marak terjadi di tengah masyarakat yang disebabkan oleh perebutan air pengairan sawah.

“Saling bermusuhan tidak ada gunanya, kita hidup di dunia ini membutuhkan bantuan orang lain maka dari itu marilah kita hidup berdamai dan menjalin silatuhrahim sebaik mungkin,” ujar Dandim.

Ia berharap pascakegiatan ini, terwujudnya lingkungan yang sehat dan bersih akan bisa terwujud. Hanya saja hal itu, kembali tergantung dari masyarakat.

“Jadi, semua masyarakat harus mempunyai rasa perduli terhadap lingkungan, menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah ke aliran sungai karena dapat berdampak terjadinya banjir,” ungkap Dandim.

“Semoga apa yang kita perbuat ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam menyukseskan swasembada pangan menuju ketahanan pangan nasional,” sambungnya. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gawe Gubuk Desa Truwai Lombok Tengah Bikin Heboh

21 Juni 2022 - 17:14 WITA

Jelang Idul Adha,Bisnis Kambing Merebak

16 Juni 2022 - 15:38 WITA

Sekda NTB Serahkan Santunan BPJamsostek Pegawai Non ASN BPSDM

15 Juni 2022 - 15:39 WITA

Dari Limbah Nenas, Produk Aisyah Mampu Tembus Pasar Eropa

14 Juni 2022 - 15:51 WITA

Babinsa Dikerahkan, Pantau Harga Minyak Goreng di Klungkung

13 Juni 2022 - 18:14 WITA

MXGP Pacu Pertumbuhan Investasi Daerah

13 Juni 2022 - 17:52 WITA

Trending di Ekonomi