Berbagi Berita Merangkai Cerita

Cegah Kluster Pilkada, Mendagri Tugasi KPU Ganti APK ke Masker dan Hand Sanitizer

14

LOTENG, DS –  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta KPU mengganti alat peraga kampanye (APK) pasangan calon (Paslon) di ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 berupa masker dan hand sanitizer. Pasalnya, masker dan hand sanitizer berguna untuk menangkal penyebaran virus korona (covid-19).

“Saran saya juga kepada KPU, kalau bisa alat peraganya (peraga kampanye) juga adalah masker dan hand sanitizer, karena ini adalah senjata penting untuk memblok tiga jenis penularan covid-19,” ujat Tito menjawab wartawan di VIP Bandara Internasional Lombok (BIL) sebelum bertolak ke Papua dari NTB, Rabu (22/7).

Menurut Mantan Kapolri itu, dengan adanya pembagian alat peraga kampanye berupa masker dan hand sanitizer diharapkan bisa membuat masyarakat memiliki kesadaran tinggi terhadap bahaya covid-19. Masyarakat tak lagi lalai dengan penyebaran covid-19.

“Yang paling banyak lalai, yaitu penyebaran melalui objek, ini pasti banyak yang lalai, semua benda yang dipegang oleh yang positif, kemudian ada semburan atau cairan dari yang positif ke benda itu, maka akan menular ke benda itu virusnya,” kata Tito.

Jika benda itu dipegang oleh orang yang negatif, lanjut Tito, orang tersebut juga bisa langsung tertular covid-19. Apabila tangan yang terkontaminasi memegang area wajah, hidung, mata, atau mulut.

Mendagri berharap pilkada tidak menjadi klaster penyebaran baru covid-19. Caranya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan penyediaan perlengkapan pencegahan penularan, di samping alat peraga kampanye.

“Jangan sampai pilkada ini jadi klaster baru, maka selain alat peraga, pada saat pemungutan suara, semua diberikan alat proteksi, itu semua disiapkan juga, masker, alat cuci tangan, sarung tangan, hand sanitizer untuk para pemilih di TPS,” tandas Tito Karnavian. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.